Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) sebagai Penambah Modal Budaya bagi Siswa SMA Kelas XII (Studi Kasus pada LBB Quantum Xcellensia Surabaya)

YUDHO NOVANDHIKA PUTRA, 071014049 (2014) Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) sebagai Penambah Modal Budaya bagi Siswa SMA Kelas XII (Studi Kasus pada LBB Quantum Xcellensia Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-putrayudho-34320-5.abstr-k.pdf

Download (151kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-putrayudho-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keikutsertaan siswa kelas XII dalam lembaga bimbingan belajar makin meningkat. Terdapat dua kontradiksi dalam keikutsertaan siswa kelas XII di lembaga bimbingan belajar, yaitu semakin lamanya durasi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar dan mahalnya biaya untuk mengikuti lembaga bimbingan belajar. Oleh karenanya, dengan menggunakan lembaga bimbingan belajar Quantum Xcellensia di Surabaya, studi ini kemudian ingin mengetahui latar belakang keikutsertaan siswa dan norma serta nilai yang diterapkan kepada siswa dalam lembaga bimbingan belajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus intrinsik. Dengan menggunakan teknik purposive, informan dalam studi ini berjumlah sembilan orang. Teori reproduksi budaya dari Pierre Bourdieu menjadi pisau analisa dalam studi ini. Habitus individu yang terbentuk secara tak disadari dalam keluarga kemudian menjadi alat saring utama individu atas kondisi atau perihal sosial, dalam konteks studi ini adalah pendidikan, konkretnya yaitu kebiasaan belajar. Melalui habitus yang terbentuk oleh keluarganya, para individu merasa bahwa modal budaya untuk meraih kesuksesan akademik di sekolah tidaklah mencukupi, sehingga para individu memilih untuk mengikuti lembaga bimbingan belajar. Dalam keikutsertaannya di lembaga bimbingan belajar, informan menyatakan bahwa kebiasaan belajarnya meningkat, dimana hal tersebut merupakan norma yang diterapkan oleh lembaga bimbingan belajar untuk membentuk habitus peserta didiknya. Kedekatan interpersonal dalam lembaga bimbingan belajar juga merupakan nilai yang mendukung dalam perolehan modal budaya para individu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. S. 54/14 Put l
Uncontrolled Keywords: TOTORS AND TUTORINGS; CAPITAL
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4701-4751 Government securities. Industrial securities. Venture capital
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
YUDHO NOVANDHIKA PUTRA, 071014049UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTuti Budirahayu, Dr. ,Dra., MSiUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 12 Dec 2014 12:00
Last Modified: 03 Sep 2016 01:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15860
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item