PESTA PERNIKAHAN BAGI KELUARGA MISKIN (Studi Deskriptif Tentang Tindakan Keluarga Miskin Suku Madura Untuk Memenuhi Kebutuhan Pesta Pernikahan Anak - Anaknya)

AFDIYAN ANGGO P, 071014091 (2014) PESTA PERNIKAHAN BAGI KELUARGA MISKIN (Studi Deskriptif Tentang Tindakan Keluarga Miskin Suku Madura Untuk Memenuhi Kebutuhan Pesta Pernikahan Anak - Anaknya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-afdiyanang-34347-6.abstr-k.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-afdiyanang-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Banyak rangkain proses begitu sakral yang dilakukan oleh sepasang pengantin seperti lamaran, akad nikah, barulah mereka merayakannya dipesta pernikahan. Akan tetapi tidak semua pasangan dapat menjalankan pesta pernikahan ini karena terhalang oleh biaya. Bagi keluarga miskin untuk mewujudkan pesta pernikahan sangatlah sulit, karena membutuhkan biaya yang sangat besar. Akan tetapi ada diantara mereka yang melakukan pesta pernikahan yang bahkan memakan biaya hampir puluhan jutah rupiah Penelitian ini menggunakan teori webber 4 tindakan sosial Zweck rational, Wert rational, Affektif, dan Tradisonal. Dengan menggunakan teori ini maka kita akan mengetahui tindakan apa saja yang dilakukan keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pesta pernikahan untuk anaknya Selain itu juga menggunakan konsep pemikiran kemiskinan Edi Suharto dimana dalam konsep pemikiran ini menjelaskan bahwa kemiskinan berhubungan dengan 3 hal yaitu kekurangan materi, kekurangan penghasilan dan kekayaan yang memadai, kesulitan memenuhi kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial (social exclusion). Teori berikutnya yang digunakan adalah mekanisme survival James Scoot. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa ada beberapa tindakan keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pesta pernikahan anaknya, yaitu pertama mereka meminta bantuan kepada tetannga sekitar, kerabat, ataupun saudara mereka, kedua karena adanya sebuah dorongan berupa membahagiakan anaknya dan motiv untuk mendapatkan pengakuan dari warga sekitar, ketiga untuk menopang biaya pesta pernikahan mereka tetap menjaga tradisi otok – otok, karena dengan otok – otok ini mereka mendapatkan bantuan berupa uang dari kerabat, ataupun saudara mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. S. 58/14 Afd p
Uncontrolled Keywords: POVERTY; WEDDINGS
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV4023-4470.7 Poor in cities. Slums
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
AFDIYAN ANGGO P, 071014091UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBenny Soembodo, Drs. ,M,SiUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 15 Dec 2014 12:00
Last Modified: 03 Sep 2016 03:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15864
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item