GRATIFIKASI SYAHWAT (STUDI DESKRIPTIF TENTANG FENOMENA SALES PROMOTION GIRLS SEBAGAI OBJEK GRATIFIKASI SYAHWAT DI SURABAYA)

RUTH ROYKE WADJA, 070610067 (2014) GRATIFIKASI SYAHWAT (STUDI DESKRIPTIF TENTANG FENOMENA SALES PROMOTION GIRLS SEBAGAI OBJEK GRATIFIKASI SYAHWAT DI SURABAYA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-wadjaruthr-34546-6.abstr-k.pdf

Download (35kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-wadjaruthr-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Modernisasi sebagai sebuah perkembangan peradaban layaknya dua sisi koin mata uang yang membawa dampak positif dan negatif bagi kebudayaan asli sebuah daerah. Ancaman pergeseran nilai budaya dimana nilai dan norma sedikit demi sedikit menjadi terkikis dengan adanya dampak negatif dari sebuah modernitas menjadi fenomena sosial yang jamak ditemui di masyarakat kita. Munculnya Sales Promotion Girls atau yang lebih sering dikenal dengan singkatan SPG, yang kemudian melahirkan pula SPG++ menunjukkan bahwa ancaman dari dampak modernisasi nyata ada di masyarakat. Tulisan ini menggunakan latar belakang hadirnya fenomena SPG++ yang kemudian dikorelasikan dengan fenomena lain yakni praktek gratifikasi syahwat. Gratifikasi syahwat sendiri kini mulai populer di telinga masyarakat kita seiring dengan terbongkarnya beberapa kasus korupsi yang menggunakan SPG++ sebagai sebuah alat tukar maupun hadiah agar beberapa oknum yang mayoritas berasal dari kalangan pengusaha mampu memenangkan sebuah proyek/tender. Dalam pendekatan gift exchange, gratifikasi syahwat menjadi sebuah bentuk strategi yang paling efektif dalam memuluskan sebuah kepentingan bisnis. Pendekatan yang dibawa oleh Marcel Mauss ini mengemukakan bahwa hadiah tidak pernah diberikan secara cuma-cuma, namun akan selalu ada kewajiban untuk membalas hadiah tersebut, yang kemudian populer dengan istilah “do ut des”. Sedangkan dalam pendekatan social exchange, fenomena gratifikasi syahwat tidak hanya melihat pengusaha dan pejabat sebagai subjeknya, namun juga melibatkan SPG++ yang sama memiliki kepentingan untuk melakukan transaksi pertukaran tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. ANT. 38/14 Wad g
Uncontrolled Keywords: SALES PROMOTION; SOCIAL EXCHANGE
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H1-99 Social sciences (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
RUTH ROYKE WADJA, 070610067UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudi Setiawan, Drs. ,MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 24 Dec 2014 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 11:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15925
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item