PERAN ORGANISASI PEREMPUAN NON-PEMERINTAH ASSOCIATION OF WAR AFFECTED WOMEN (AWAW) DALAM PROSES REKONSILIASI DI SRI LANKA 2009-2015

ANTRIA DWI LESTARI, 071112027 (2015) PERAN ORGANISASI PEREMPUAN NON-PEMERINTAH ASSOCIATION OF WAR AFFECTED WOMEN (AWAW) DALAM PROSES REKONSILIASI DI SRI LANKA 2009-2015. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-lestariant-37898-8.abstr-k.pdf

Download (369kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perang Sri Lanka adalah salah satu perang sipil terlama di dunia, berlangsung sejak tahun 1983 dan berakhir pada tahun 2009 melalui jalur militer. Apabila dikategorikan, perang ini merupakan jenis intractable conflicts, dimana terdapat permusuhan dan kebencian yang mengakar sejak lama antara dua pihak yang berkonflik yaitu pemerintah Sri Lanka dan kelompok separatis LTTE. Kondisi ini menjadikan rekonsiliasi sebagai hal yang krusial dalam peacebuilding di Sri Lanka agar positive peace dapat dicapai. Penelitian ini akan mendeskripsikan peran organisasi perempuan non-pemerintah Association of War Affected Women (AWAW) yang bertindak sebagai salah satu aktor dalam proses rekonsiliasi di negara tersebut. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini diawali dari perspektif gender dalam memandang urgensi keterlibatan perempuan dalam peacebuilding dan keunikan yang mendorong perempuan untuk melakukan gerakan perdamaian. Kemudian berlanjut pada teori Lederach mengenai peran dan keunikan dari kepemimpinan aktor grassroot dalam peacebuilding, lalu diikuti oleh tipologi peran dari organisasi non pemerintah dalam proses rekonsiliasi milik Olivia yang dapat dianalisis menggunakan lima elemen yaitu truth, apology, forgiveness, reparation dan inisiatif untuk memulai interaksi. Jangkauan penelitian diambil dari tahun 2009 ketika Perang Sri Lanka berakhir, hingga tahun 2015 karena sampai saat penelitian dilakukan proses rekonsiliasi masih berlangsung dan AWAW masih aktif melakukan agenda-agenda organisasinya. Penelitian ini menjabarkan secara deskriptif mengenai peran AWAW yang secara langsung maupun tidak langsung telah mempromosikan elemen-elemen rekonsiliasi dalam kegiatannya dan berkontribusi dalam memperbaiki hubungan antara etnis Tamil dan Sinhala seusai perang. Berdasarkan tujuh agenda AWAW yang dideskripsikan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa AWAW memiliki peran signifikan dalam proses rekonsiliasi antar-komunitas di Sri Lanka karena tiap agendanya mengandung elemen-elemen rekonsiliasi yang dijabarkan oleh Olivia, dan berhasil menghasilkan proses positif dalam mentransformasi hubungan antara pihak-pihak yang sebelumnya berkonflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. HI. 43/15 Les p
Uncontrolled Keywords: CONCLIC OF INTERESTS-SRI LANKA; WOMEN AND WAR
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
ANTRIA DWI LESTARI, 071112027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 21 Aug 2015 12:00
Last Modified: 19 Sep 2016 04:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15995
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item