Tempat Biasa Dan Rumahmu (Studi Fenomenologi Mengenai Pakaian Bekas Sebagai Budaya Populer di Surabaya)

Devita Ayu Warih Argi (2015) Tempat Biasa Dan Rumahmu (Studi Fenomenologi Mengenai Pakaian Bekas Sebagai Budaya Populer di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (200kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (208kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (202kB)
[img] Text (BAB I)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (291kB)
[img] Text (BAB II)
5. BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 29 January 2023.

Download (533kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6. BAB III TOKO PAKAIAN BEKAS.pdf
Restricted to Registered users only until 29 January 2023.

Download (488kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 29 January 2023.

Download (199kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (203kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 29 January 2023.

Download (395kB) | Request a copy
Official URL: https://www.library@lib.unair.ac.id

Abstract

Gaya hidup tidak dapat dilepaskan dari pola perilaku masyarakat modern, lebih khusus dalam penulisan ini adalah masyarakat di Surabaya. Fenomena pakaian bekas menjadi sebuah tren yang diminati masyarakat, dengan demikian seorang individu akan memperoleh gaya yang diinginkannya tanpa menghabiskan banyak biaya. Pakaian bekas yang digunakan oleh masyarakat memiliki tujuan untuk tampil berbeda, menunjukan eksistensi diri, sebagai identitas diri, dan sebuah bentuk komunikasi. Toko Tempat Biasa dan Rumahmu merupakan contoh tempat penjualan barang bekas dengan ciri khas masing-masing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi. Toko Tempat Biasa cenderung menggunakan tema klasik dan vintage, sedangkan Toko Rumahmu cenderung menonjolkan merek dan modern. Gaya klasik-vintage dan merek merupakan gaya yang sedang populer. Eksistensi kedua toko tersebut didukung oleh minat pembeli yang besar atas penggunaan pakaian bekas sebagai sebuah gaya. Karena penggunaan pakaian bekas saat ini tengah menjadi fenomena populer. Pembeli menyatakan bahwa mereka menjadikan gaya fashion artis atau tokoh dunia sebagai inspirasi fashion yang akan mereka tiru. Pembeli mengakui mereka memanfaatkan sosial media sebagai alat bantu pencarian fashion dan gaya hidup yang mereka inginkan. Pembeli banyak mencari kemeja flanel, pakaian gaya vintage ataupun merek terkenal, setelah mereka melihat fashion yang dikenakan artis. Masyarakat masih melihat kemampuan ekonomi mereka sebagai tolak ukur pemenuhan kebutuhan, dalam hal ini adalah kebutuhan penampilan mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. ANT. 45/15 Arg t
Uncontrolled Keywords: Gaya hidup, Pakaian Bekas, Fashion, Vintage, Populer.
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2042-2044 Life style
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM
Devita Ayu Warih ArgiNIM071017064
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLaurentius Dyson PNIDN0003115406
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 01 Sep 2015 12:00
Last Modified: 29 Jan 2020 04:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16029
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item