PEMAKNAAN JAMAAH TENTANG PENGGUNAAN BAHASA ARAB DALAM KHUTBAH JUMAT DI MASJID ALI AKBAR SIDOSERMO SURABAYA

HASAN MUBAROK, 071114018 (2015) PEMAKNAAN JAMAAH TENTANG PENGGUNAAN BAHASA ARAB DALAM KHUTBAH JUMAT DI MASJID ALI AKBAR SIDOSERMO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-mubarokhas-38305-7.abstr-k.pdf

Download (343kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
261.gdlhub-gdl-s1-2015-mubarokhas-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Khutbah merupakan salah satu syarat sah dari ibadah Jumat diwajibkan atas kaum mukmin laki-laki yang akil baligh. Apa yang disampaikan dalam khutbah seharusnya merupakan materi yang mudah dipahami oleh jamaah, supaya yang disampaikan dalam khutbah tidak menjadi suatu hal yang sia-sia, namun dalam realitasnya peneliti mendapati adanya khutbah Jumat dengan bahasa pengantarnya berbahasa Arab yang terdapat di masjid Ali Akbar Sidosermo, sementara jamaah yang hadir tidak memahami bahasa Arab, hal ini yang menjadikan ketertarikan peneliti untuk menguak informasi mengenai apa yang mendasari masjid tersebut menerapkan khutbah Jumat berbahasa Arab, dan bagaimana para jamaah memaknai khutbah Jumat tersebut, serta bagaimana juga para khatib dan takmir memaknai khutbah jumat yang di sampaikanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan teori interaksi simbolis Blummer untuk melakukan analisis, teori ini bertumpu pada premis : manusia bertindak berdasarkan makna, makna tersebut diperoleh dari hasil interaksi, dan makna tersebut disempurnakan ketika proses interaksi berlangsung. Dan Blummer menyebut proses pemaknaanya dengan konsep self indication. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive, sementara itu pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam.Data yang telah terkumpul dilakukan reduksi data dan melakukan analisis untuk menarik suatu kesimpulan. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah, bahwa dasar khatib berkhutbah dengan bahasa Arab karena melestarikan budaya turun temurun dan dianggap sunnah Nabi, dan disiapkan teks khutbah untuk menjaga ucapan khatib agar tidak sembarangan.dan pengangkatan khatib haruslah khatib yang memiliki garis keturunan yang menunjukan orang tua khatib pernah menjadi khatib dan imam masjid. Khatib dan takmir memaknai khutbah Jumat sebagai rukun ibadah yang jamaah tidak dituntut untuk faham dan ibadahnya tetap sah, Jamaah memaknai khutbah berbahasa Arab sebagai suatu yang sunnah meskipun tidak faham isi khutbah para jamaah menilai mereka tetap mendapat pahala ibadah Jumat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. S. 46/15 Mub p
Uncontrolled Keywords: ARABIC LANGUAGE; TRADITION; SERMON FRIDAY
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
HASAN MUBAROK, 071114018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHerwanto, Drs. , MAUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 16 Sep 2015 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 03:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16060
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item