Konflik Masyarakat Penambang Minyak Mentah (Analisis Konflik Pengelolaan Pertambangan Minyak Mentah Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro Periode 2009 - 2015)

ELHA AYU ALINDA SIDDIQOH, 071114005 (2015) Konflik Masyarakat Penambang Minyak Mentah (Analisis Konflik Pengelolaan Pertambangan Minyak Mentah Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro Periode 2009 - 2015). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-siddiqohel-38317-7.abstr-k.pdf

Download (264kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
269.gdlhub-gdl-s1-2015-siddiqohel-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu peneliti terkait kasus ramainya penyulingan dan penjualan illegal terhadap hasil tambang minyak mentah di daerah Bojonegoro tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Sebagai putra daerah Bojonegoro, peneliti merasa terpanggil untuk mengkaji dan menganalisa kasus tersebut dari sudut pandang Sosiologi Konflik, guna mencari akar permasalahan dan solusi yang bisa ditawarkan untuk perbaikan dimasa mendatang. Penelitian ini menggunakan perspektif Fungsionalisme Konflik Lewis Coser untuk mengkaji Anatomi dan Dinamika Konflik. Sedangkan Histori Konflik di kaji dengan menggunakan Perspektif Teoritis Charles W. Mills terkait Dominasi dan Oligarki Elite. Metode yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan paradigma definisi sosial. Penelitian dilakukan di Desa Wonocolo dengan sepuluh orang subjek penelitian yang dipilih berdasarkan pertimbangan keterlibatan dan pengetahuan subjek terkait isu konflik pengelolaan pertambangan minyak mentah di Desa Wonocolo dalam periode 2009 – 2015. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa konflik yang terjadi melibatkan masyarakat penambang minyak mentah Desa Wonocolo dengan KUD Bogosasono selaku mitra kerja PT. Pertamina EP Cepu. Dalam kasus pertambangan minyak mentah Desa Wonocolo dilatarbelakangi ketidakpuasan masyarakat atas imbal jasa angkut dan ungkit yang diberikan KUD Bogosasono. Tidak dikabulkannya tuntutan dari masyarakat menimbulkan konflik yang berujung pada penyulingan dan penjualan minyak secara illegal diluar izin resmi. Secara historis, latensi konflik dimulai dari masa pengelolaan tambang minyak oleh Belanda hingga akhir penguasaan KUD Bogosasono di tahun 2009. Konflik ini mengalami deeskalasi pada akhir tahun 2011. Penyelesaian konflik dilakukan melalui jalan negosiasi dari berbagai pihak dan menghasilkan kesepakatan harga yang menguntungkan bagi pihak yang berkonflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. S. 55/15 Shi k
Uncontrolled Keywords: CONFLICTS; MINING OIL
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ELHA AYU ALINDA SIDDIQOH, 071114005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNovri Susan, , Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 17 Sep 2015 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 06:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16068
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item