IMPLEMENTASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DOMESTIK KOMUNAL: MODEL TATA KELOLA LINGKUNGAN DELIBERATIF DALAM GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DI KOTA BLITAR

BINTI AZIZATUN NAFI'AH, 071111001 (2015) IMPLEMENTASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DOMESTIK KOMUNAL: MODEL TATA KELOLA LINGKUNGAN DELIBERATIF DALAM GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DI KOTA BLITAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-nafiahbint-38673-9.abstr-k.pdf

Download (110kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
16085.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap individu. Kebutuhan publik ini mengimplikasikan pemerintah menyediakan layanan kesehatan. Kesehatan yang baik mencerminkan kualitas sanitasi yang baik dan sebaliknya. Di Blitar, masalah air limbah telah menjadi permasalahan publik. Area padat permukiman meliputi tiga kecamatan menunjukkan hasil buangan air limbah ke badan air sebanyak 33,1% (EHRA,2012). Data lain yang menunjukkan permasalahan air limbah yaitu mayoritas masyarakat Blitar buang air besar di jamban pribadi sebanyak 92,4%, dan pembuangan akhirnya di septic tank 87,4%. Walaupun hasil survey sebanyak 65,6% menunjukkan jarak sumur dengan tangki septic telah aman, minimal 10 meter, namun permasalahan masyarakat tidak pernah mengosongkan tangki septic (sebanyak 81,2%). Air limbah dapat merembes ke tanah dan menjadikan tercemar, termasuk bila air limbah dibuang langsung ke badan air, akan menyebabkan kerusakan ekosistem air akibat senyawa polutan yang masih aktif didalam air limbah. Untuk itu masyarakat bermusyawarah dan mendapat kesepakatan bersama tentang pengolahan air limbah secara komunal menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian ini menguji pelaksanaan IPAL Komunal domestik melalui Model deliberatif dari tata kelola lingkungan sebagai refleksi dari tata kelola lingkungan yang baik di Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penentuan informan yaitu teknik purposive dan snowball. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan menentukan keabsahan data menggunakan triangulasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini adalah implementasi IPAL domestik komunal di Blitar menunjukkan proses musyawarah yang berakar pada nilai-nilai tata kelola lingkungan yaitu awareness, empowerment, coordination, dan enforcement dengan dukungan dan integrasi pemerintah, swasta, dan masyarakat. Pelaksanaan tata kelola lingkungan di kelompok sasaran (pengembangan masyarakat) melalui proses musyawarah dan pemberdayaan terhenti pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Partisipasi masyarakat kurang diterapkan dalam tahap pengelolaan dan pemeliharaan, sehingga keberlanjutan IPAL domestik Program komunal di Blitar mengalami sejumlah masalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. AN. 53/15 Naf i
Uncontrolled Keywords: GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3220 Public policy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
BINTI AZIZATUN NAFI'AH, 071111001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorGitadi Tegas Supramudyo, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 20 Oct 2015 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 16:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16085
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item