Peran gender dalam Tradisi Kolak Ayam(Studi Gender dalam perspektif Sosial-Budaya diDesa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur)

Ayu Ike Handayani, 071017054 (2013) Peran gender dalam Tradisi Kolak Ayam(Studi Gender dalam perspektif Sosial-Budaya diDesa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-handayania-26218-7.abstr-k.pdf

Download (239kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
16198.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tradisi Kolak ayam ada sejak 23 Ramadhan 1525, dimana hanya terdapat peran publik laki-laki Gumeno yaitu memasak kolak ayam yang dilakukan di area Masjid Jami’ Sunan Dalem. Pada tahun 1987 terdapat pembagian peran gender dalam tradisi kolak ayam yaitu peran publik yang dilakukan laki-laki dan peran domestik yang dilakukan perempuan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan adanya pembagian peran gender dalam tradisi kolak ayam. Penelitian tentang peran gender dalam tradisi kolak ayam di Desa Gumeno,Kecamatan Manyar,Kabupaten Gresik menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,wawancara,sumber data sekunder dan dokumentasi. Informan yang diwawancari oleh peneliti berjumlah 13 orang yaitu 8 laki-laki dan 5 perempuan yang terdiri dari panitia kolak ayam,perempuan Gumeno,laki-laki Gumeno dan kepala desa. Hasil dari penelitian ini yaitu pembagian peran gender dalam tradisi kolak ayam disebabkan adanya kelompok dominan (laki-laki Gumeno) yang berfungsi memberikan peran domestik kepada perempuan,sehingga menimbulkan adanya kelompok bisu (perempuan Gumeno). Pembagian peran gender dipengaruhi oleh tokoh (laki-laki Gumeno). Adapun tokoh yang tidak melibatkan perempuan Gumeno dalam tradisi kolak ayam adalah Sunan Dalem (1525), dan tokoh yang melibatkan perempuan Gumeno adalah H. Nadlir (1987) dan H. Adhzim (2000). Dapat ditarik kesimpulan adanya proses sosialisasi yang menyatakan bahwa yang memasak kolak ayam dalam tradisi kolak ayam harus laki-laki menyebabkan adanya pembagian peran gender dalam tradisi kolak ayam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FIS ANT . 11 13 Han p
Uncontrolled Keywords: kolak ayam, traditions, gender roles.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
Ayu Ike Handayani, 071017054UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPinky Saptandari, Dr.,Dra.,MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 30 Jul 2013 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 21:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16198
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item