KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN(Studi Deskriptif di Kelurahan Tamba'an Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan)

CHANDRA DWI HARTONUGROHO, 071013071 (2013) KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN(Studi Deskriptif di Kelurahan Tamba'an Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-nugrohocha-29922-8.abstr-t.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
16275.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada tahun 2010, jumlah rumah tangga miskin di Kelurahan Tamba’an mencapai 381 RTM. Sedangkan pada tahun 2013, melalui penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) Kelurahan Tamba’an Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan berjumlah 87 orang dan 265 KK fakir miskin. Hal ini terbukti bahwa kemiskinan di Kelurahan Tamba’an masih tinggi. Penelitian ini mengkaji kebijakan Pemerintah Kota Pasuruan dalam pengentasan kemiskinan di Kelurahan Tamba’an melalui perspektif analisis implementasi kebijakan publik. Peneliti mengkaji teori implementasi Merilee S. Grindle dengan fokus di Kelurahan Tamba’an Kota Pasuruan. Permasalahan yang diteliti berfokus kepada pelaksanaan kebijakan pengentasan kemiskinan pemerintah kota, faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan pengentasan kemiskinan, serta interaksi kepentingan aktor-aktor yang terlibat. Metode yang digunakan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif dimaksudkan untuk menjelaskan fenomena di lapangan. Dalam hasil di lapangan, diketahui bahwa dalam pelaksanaan kebijakan pengentasan kemiskinan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). TKPK melakukan koordinasi penanggulangan kemiskinan sekaligus mengendalikan pelaksanaan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan secara menyeluruh. Koordinasi penanggulangan kemiskinan dimaksud meliputi: Sinkronisasi, Harmonisasi, Integrasi. Dengan adanya rapat pelaksanaan TKPK, kebijakan pengentasan kemiskinan selalu dikoordinasikan dalam satu atap, sehingga timbul interaksi dan kerjasama pada lintas sektor dan pemangku kepentingan. Implementasi di lapangan SKPD yang bersangkutan yang melaksanakan program pengentasan kemiskinan bekerjasama dengan kelurahan, kecamatan serta BKM (Badan Keswadayaan masyarakat) dan masyarakat tamba’an. Interaksi yang bersifat asosiatif ini merupakan kunci dari keberhasilan dalam pelaksanaan kebijakan pengentasan kemiskinan di kelurahan tamba’an. Hal ini sesuai dengan teori implementasi Merilee S. Grindle.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS P 05/14 Nug k
Uncontrolled Keywords: Poverty, Policy Implementation, TKPK Pasuruan, Village Tamba'an
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CHANDRA DWI HARTONUGROHO, 071013071UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBudi Prasetyo, Dr., Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 18 Feb 2014 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 22:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16275
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item