KETERKAITAN ANTARA KEBIASAAN DAN KEPERCAYAAN MENGUNYAH SIRIH PINANG DENGAN KESEHATAN GIGI MASYARAKAT JAWA DI KELURAHAN SENTUL KOTA BLITAR

AMALISA IPTIKA, 070810411 (2013) KETERKAITAN ANTARA KEBIASAAN DAN KEPERCAYAAN MENGUNYAH SIRIH PINANG DENGAN KESEHATAN GIGI MASYARAKAT JAWA DI KELURAHAN SENTUL KOTA BLITAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-iptikaamal-30104-6.abstr-k.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-iptikaamal-30104-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kebiasaan mengunyah sirih sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak abad ke-6 Masehi dan dilakukan secara turun-temurun, salah satunya di daerah Kelurahan Sentul, Blitar, Jawa Timur. Masyarakat pengunyah sirih mempercayai bahwa sirih pinang memberikan manfaat yakni dapat memberikan kenikmatan seperti orang merokok, dapat menghilangkan bau nafas, dan mempercayai bahwa aktifitas ini dapat memperkuat gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai kebiasaan dan kepercayaan mengenai tradisi mengunyah sirih pinang, dan mengenai kesehatan gigi masyarakat Jawa di Kelurahan Sentul yang mempunyai tradisi mengunyah sirih pinang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengumpulan data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih yakni informan yang masih melakukan tradisi makan sirih hingga sekarang ini ketika peneliti mewawancarai. Penelitian ini menggunakan 12 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Sentul yang memiliki kebisaan mengunyah sirih pinang, kondisi giginya tidaklah bagus. Secara keseluruhan informan mengalami kerusakan pada gigi. kerusakan gigi pada informan yakni terdapatnya karies gigi, gigi yang sudah tidak utuh lagi, gigi yang berwarna hitam dan tidak beraturan bahkan sudah ada gigi yang tanggal. Penemuan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat Sentul kurang dalam merawat kesehatan gigi dan memicu adanya kerusakan pada gigi. Jadi supaya kebiasaan mengunyah sirih pinang tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu kesehatan gigi maka penguyah sirih pinang harus selalu merawat kesehatan gigi dengan menjaga kebersihannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS ANT. 18/14 Ipt k
Uncontrolled Keywords: chewing betel nut, habits, beliefs, dental caries
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
AMALISA IPTIKA, 070810411UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMyrtati Dyah Artaria, Dra., MA, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 03 Mar 2014 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 06:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16327
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item