PENGARUH STUDENTS FOR A DEMOCRATIC SOCIETY DAN VIETNAM VETERANS AGAINST WAR (1964-973) TERHADAP PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT DALAM MENGAKHIRI PERANG VIETNAM

SINATRYA MIRASTAKA, 070912083 (2013) PENGARUH STUDENTS FOR A DEMOCRATIC SOCIETY DAN VIETNAM VETERANS AGAINST WAR (1964-973) TERHADAP PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT DALAM MENGAKHIRI PERANG VIETNAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-mirastakas-28120-11.abst-k.pdf

Download (95kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-mirastakas-28120-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Disetujuinya Tonkin Gulf Resolution oleh Kongres pada tahun 1964 dibawah pemerintahan Lyndon B. Johnson menandai peningkatan keterlibatan Amerika Serikat dalam perang Vietnam. Hingga tahun 1965, peningkatan jumlah pengiriman pasukan Amerika Serikat dalam perang Vietnam telah mencapai 220.000 jiwa. Kebijakan ini menjadi awal mula dari munculnya tuntutan gerakan sosial di Amerika Serikat. Students for a Democratic Society (SDS) mengawali tuntutan gerakan sosial di Amerika Serikat dengan melakukan aksi demonstrasi yang kemudian mengiringi kemunculan Vietnam Veterans Against War (VVAW). Sejak tahun 1964 sampai 1973, kedua gerakan sosial ini memiliki sikap penolakan terhadap kebijakan pengiriman pasukan dan keterlibatan Amerik Serikat dalam perang Vietnam. Dengan menggunakan teori sistem Gabriel Almond yang digunakan untuk melihat berjalannya sistem politik suatu negara, penelitian ini menjelaskan bagaimana gerakan sosial SDS dan VVAW dapat berpengaruh terhadap penandatanganan Paris Peace Accords oleh Amerika Serikat pada tahun 1973 ?. Pembentukan agenda anti-perang Vietnam yang dilakukan oleh kedua gerakan sosial tersebut serta adanya tanggapan pemerintah Amerika Serikat terhadap aktivitas gerakan sosial tersebut menunjukkan berjalannya sistem politik pada saat itu. Dengan menggunakan teori sistem pembentukan agenda perang dilakukan oleh kedua gerakan sosial tersebut dengan cara sosialisasi kepentingan, artikulasi kepentingan dan agregasi kepentingan di Amerika Serikat dijadikan sebagai fungsi input. Sedangkan tanggapan dari pemerintah terhadap pembentukan agenda perang oleh SDS dan VVAW yang ditandai dengan munculnya pihak-pihak oposisi anti-perang dalam Kongres Amerika Serikat hingga mengusulkan amandemen dan menggelar diskusi terkait dengan kebijakan Amerika Serikat dalam perang Vietnam merupakan fungsi yang membentuk output dalam teori sistem. Dengan menggunakan teori sistem untuk melakukan pengujian terhadap hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini, kesesuaian antara input dan output menunjukkan bahwa gerakan sosial sebagai pressure group dapat berpengaruh dalam perubahan kebijakan luar negeri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI. 63/13 Mir p
Uncontrolled Keywords: KEBIJAKAN LUAR NEGERI
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3220 Public policy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
SINATRYA MIRASTAKA, 070912083UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWahyudi Purnomo, M.PhilUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 13 Nov 2013 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 10:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16432
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item