MITOS IKAN LELE( Studi Deskriptif Pada Masyarakat Desa Medang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan)

MUHIBBATUL HASANAH, 070917067 (2013) MITOS IKAN LELE( Studi Deskriptif Pada Masyarakat Desa Medang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-hasanahmuh-28277-7.abstr-k.pdf

Download (220kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FISIP1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Modernisasi zaman yang sudah berkembang akan berdampak pula pada pola pemikiran masyarakat yang modern. Hal ini seharusnya berbanding lurus dengan derajat rasional yang tinggi, yakni masyarakat yang berfikir secara rasional (atau menggunakan akal mereka). Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat modern meyakini adanya mitos-mitos yang berkembang bahkan sifatnya irasional, seperti pada masyarakat di Desa Medang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan yang mempercayai adanya mitos ikan lele. Faktor sosial budaya yang melatarbelakangi kepercayaan mitos ikan lele, dan masyarakat Desa Medang memaknai mitos ikan lele. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif-kualitatif yang didukung oleh tekhnik pengumpulan data berupa kegiatan observasi dan wawancara mendalam dengan menggunakan teori religi yaitu empat komponen sistem religi dari Koentjaraningrat, serta teori perkembangan kebudayaan yang mencakup tiga tahap yaitu tahap mitis, tahap ontologis dan tahap fungsional dari van peursen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Medang masih mempercayai adanya mitos ikan lele, ada beberapa faktor yang menjadikan masyarakat mempercayai mitos ikan lele, yang pertama adanya faktor agama, masyarakat Desa Medang yang mayoritas menganut agama Islam, kedua faktor kepercayaan yang diyakini oleh semua masyarakat, ketiga faktor keluarga yang sejak lahir sudah diperkenalkan dengan mitos ikan lele, dan terahir faktor masyarakat dan kebudayaan, masyarakat melakukan ritual ziarah kubur setiap hari Jum‟at Pon, sehingga kepercayaan mitos ikan lele masih dipercayai oleh masyarakat, masyarakat juga memaknai mitos sebagai makna religi, bahwa mitos menjadikan masyarakat Desa Medang lebih mendekatkan diri pada yang kuasa, selain itu juga mitos ikan lele dimaknai sebagai edukatif, mitos dijadikan sebuah pembelajaran bagi masyarakat Desa Medang, serta makna filosofis yaitu kebudayaan yang terus berkembang, melalui turun temurun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.ANT 32/13 Has m
Uncontrolled Keywords: Myth ; Culture
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL300-325 The Myth, Comparative Mythology
H Social Sciences
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
MUHIBBATUL HASANAH, 070917067UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Endah Kinasih, S.Sos, M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 20 Nov 2013 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 06:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16456
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item