VARIASI GENETIKA POPULASI KUNO SITUS SEMAWANG DAN SITUS GILIMANUK, BALI(Analisis Arkeologi dan Uji DNA Melalui Metode PCR pada Lokus CSF1PO, TH01 dan TPOX )

A.A Putu Santiasa Putra, 070917078 (2013) VARIASI GENETIKA POPULASI KUNO SITUS SEMAWANG DAN SITUS GILIMANUK, BALI(Analisis Arkeologi dan Uji DNA Melalui Metode PCR pada Lokus CSF1PO, TH01 dan TPOX ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-putraaaput-28286-6.abstr-k.pdf

Download (295kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FISIP14.pdf
Restricted to Registered users only

Download (666kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perdebatan tentang migrasi atau jejak persebaran manusia di Indonesia sangat menarik untuk didiskusikan karena berbagai temuan Arkeologi dan Antropologi mengacu pada keanekaragaman manusia Indonesia. Banyak penelitian yang dilakukan untuk menjawab dan membuktikan keanekaragaman tersebut, salah satunya penelitian dari sisi variasi genetika pada suatu populasi. Bali merupakan pulau yang terletak di tengah gugusan kepulauan Indonesia, kemungkinan besar migrasi dan pencampuran antar populasi terjadi disana, terutama pada wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana variasi genetik pada 2 situs prasejarah di Bali yang terletak di wilayah pesisir, yaitu situs Semawang, Sanur, dan Situs Gilimanuk, Jembrana, Bali. Berdasarkan lokus Short Tandem Repeats (STR), combined DNA Index System (CODIS) yaitu lokus “CTT”, lokus CSF1PO, lokus TP0X dan lokus TH01.Sampel dari penelitian ini menggunakan 6 sampel rangka manusia prasejarah, yaitu 3 rangka prasejarah dari Situs Semawang dan 3 rangka prasejarah dari Situs Gilimanuk. Metode penelitian menggunakan pemeriksaan PCR yang terdiri dari beberapa tahap yaitu pengumpulan bahan pemeriksaan, pengambilan sampel, isolasi DNA, proses PCR (Polymerase Chain Reaction), elektroforesis, analisis data dan pengambilan kesimpulan. Proses pemeriksaan STR dilaksanakan di Laboratorium Human Genetik ITD (Institute of Tropical Disease).Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis visualisasi lokus CTT, antar sampel pada Situs Semawang dan Situs Gilimanuk menyimpulkan bahwa, sampel berasal dari populasi yang berbeda dan analisis antar kedua situs menyimpulkan bahwa kedua populasi masing-masing situs berasal dari populasi yang berbeda. Hal ini menyimpulkan lebih jauh bahwa Bali telah mengalami percampuran dari berbagai populasi pendatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.ANT 41/13 Put v
Uncontrolled Keywords: PRASEJARAH
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN700-890 Prehistoric archaeology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
A.A Putu Santiasa Putra, 070917078UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPhil. Toetik Koesbardiati, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 20 Nov 2013 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 11:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16464
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item