POSTUR KEBIJAKAN PERBATASAN INDONESIA � PAPUA NEW GUINEA

ARYA DAMARJANA, 070912053 (2014) POSTUR KEBIJAKAN PERBATASAN INDONESIA � PAPUA NEW GUINEA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-damarjanaa-30433-8.abstr-k.pdf

Download (250kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perbatasan merupakan unsur utama yang selalu dimiliki oleh setiap negara didunia. Indonesia sebagai sebuah negara memiliki batas-batas terhadap kedaulatannya yang disebut perbatasan negara Indonesia. Perbatasan merupakan daerah yang rawan konflik dan singgungan-singgungan keamanan dan politik bagi negara yang bertetangga. Kondisi dan bentuk perbatasan setiap negara berbeda-beda. Indonesia sendiri berbatasan darat dengan negara Malaysia, Timor Leste, dan Papua New Guinea. Dalam beberapa tahun terakhir (2002-2012) tercatat ada tiga permasalahan batas antara Indonesia dengan Malaysia, permasalahan yang sempat menimbulkan ketegangan antara kedua negara ini. Tetapi dilain sisi secara umum tidak tercatat bagaimana masalah-masalah perbatasan yang berpengaruh terhadap hubungan bilateral Indonesia dan Papua New Guinea terutama diwilayah perbatasannya. Hal ini mengingat isu keamanan yang berkembang didunia lebih disibukkan mengenai masalah keamanan non-konvensional seperti terorisme, kejahatan lalu lintas batas, gerakan separatis dan lain-lain. Dalam sejarahnya, pernah tercatat terdapat gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka yang menjadi ancaman bagi keamanan bagi negara Indonesia. Ancaman keamanan meningkat terutama ketika mobilitas gerakan ini menggunakan akses lintas batas perbatasan Indonesia – Papua New Guinea. Hal ini penting untuk menjadi perhatian bagi pemerintah kedua negara dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang dapat terjadi di daerah perbatasan. Sehingga untuk melihat bagaimana kondisi-kondisi dan keadaan yang terjadi dengan kebijakan-kebijakan yang digunakan oleh kedua negara maka penelitian ini memfokuskan pada bagaimana postur kebijakan perbatasan Indonesia dilihat dari perbatasan Indonesia – Papua New Guinea.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.22/14 Dam p
Uncontrolled Keywords: KEBIJAKAN
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa) > LG21-961 Individual institutions > LG21-395 Asia > LG181-184 Indonesia
L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa) > LG21-961 Individual institutions > LG21-395 Asia > LG185-187 Papua-New Guinea (Ter.)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
ARYA DAMARJANA, 070912053UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJoko Susanto, M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 14 Mar 2014 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 02:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16550
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item