PERAN UNMANNED COMBAT AERIAL VEHICLE DALAM PENERAPAN STRATEGI CLAUSEWITZ DAN WAR ON TERROR: KASUS OPERASI AMERIKA SERIKAT DI WILAYAH FATA TAHUN 2004-2012

REINHARDT KLAUSSURINKA, 070912059 (2014) PERAN UNMANNED COMBAT AERIAL VEHICLE DALAM PENERAPAN STRATEGI CLAUSEWITZ DAN WAR ON TERROR: KASUS OPERASI AMERIKA SERIKAT DI WILAYAH FATA TAHUN 2004-2012. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-klaussurin-30434-10.abst-k.pdf

Download (279kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh teknologi Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) terhadap prinsip strategi dan terhadap kebijakan War on Terror pada kasus operasi Amerika Serikat di wilayah Federally Administered Tribal Areas (FATA) sepanjang tahun 2004 hingga 2012. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada penggunaan UCAV sebagai instrumen utama pelaksanaan kebijakan War on Terror di wilayah FATA yang berbeda dengan operasi di Afghanistan yang melakukan penerjunan pasukan (boots on the ground). Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana UCAV mampu mengoptimalkan precision bombing, strategic bombing, hingga decapitation bombing yang dipadukan dengan teori virtual war oleh James Der Derian. Kemudian, penelitian ini menjelaskan pengaruh optimalisasi kekuatan udara tersebut terhadap prinsip penyerangan pada decisive points, prinsip surprise, prinsip superiority of numbers dan kebijakan War on Terror. Berangkat dari hipotesis penulis yang menduga bahwa penggunaan UCAV pada kasus tersebut mampu mempengaruhi prinsip superiority of numbers yang berkaitan dengan jumlah korban di pihak sendiri dan metode pelaksanaan kebijakan War on Terror, akan tetapi tidak berpengaruh terhadap prinsip penyerangan pada decisive points dan prinsip surprise. Pada kenyataannya tidak ada perubahan mendasar pada prinsip penyerangan decisive points maupun prinsip surprise, akan tetapi penggunaan UCAV pada kasus tersebut berpengaruh terhadap prinsip superiority of numbers yang tidak lagi harus diterapkan. Kemampuan pinpoint strike dan teknologi canggih yang dimiliki UCAV, situasi asimetris yang diciptakan UCAV, sulitnya menentukan delineasi garis penyerangan dan pertahanan, serta penerapan prinsip surprise pada kasus tersebut tidak mengharuskan pelaksanaan prinsip superiority of numbers. Selain itu, penggunaan UCAV dalam kasus tersebut secara efektif mampu mengoptimalkan precision bombing hingga decapitation dan strategic bombing, memenuhi tujuan taktis pelaksanaan War on Terror, serta sekaligus mempengaruhi kecenderungan pelaksanaan operasi yang meminimalkan peran manusia secara langsung di medan tempur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.23/14 Kla p
Uncontrolled Keywords: UNMANNED COMBAT AERIAL VEHICLE
Subjects: E History America > E151 United States (General)
J Political Science > JZ International relations
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa) > LG21-961 Individual institutions > LG21-395 Asia > LG21 Afghanistan
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
REINHARDT KLAUSSURINKA, 070912059UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorWahyudi Purnomo, Drs., M.Phil.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 14 Mar 2014 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16551
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item