TERORISME SEBAGAI TANTANGAN KELOMPOK ETNIS TERHADAP NEGARA: STUDI KASUS GERAKAN TRANSNASIONAL BOKO HARAM DI NIGERIA

VINANDHIKA PARAMESWARI, 071012094 (2014) TERORISME SEBAGAI TANTANGAN KELOMPOK ETNIS TERHADAP NEGARA: STUDI KASUS GERAKAN TRANSNASIONAL BOKO HARAM DI NIGERIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-parameswar-30441-11.abst-k.pdf

Download (81kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
14.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini akan mengurai tentang konflik yang terjadi di Nigeria Tengah akibat serangan-serangan serupa aksi terorisme yang diinisiasi oleh gerakan bernama Boko Haram. Gerakan ini pada dasarnya dibentuk oleh sejumlah warga negara Nigeria yang berasal dari Suku Kanuri. Meskipun menjadi suku mayoritas di Nigeria, Kanuri memiliki sejumlah alasan yang mendorongnya melakukan berbagai serangan di wilayah Nigeria tanpa sasaran yang jelas. Penulis kemudian mencoba menghadirkan analisis mengenai faktor-faktor yang secara kuat melatarbelakangi aksi-aksi Boko Haram tersebut, di antaranya dengan mengemukakan persoalan keterbatasan sumberdaya, ketidakmampuan penyelenggaraan negara oleh institusi pemerintahan, dan alasan historis dari Suku Kanuri yang ingin mengembalikan kejayaan masa lalunya sebagai salah satu dinasti terbesar dalam sejarah Nigeria. Elemen lain yang semakin menarik perhatian penulis dalam mengurai kasus ini adalah mengenai adanya keterlibatan pihak internasional yang berkontribusi dalam membantu perkembangan Boko Haram. Kondisi ini menjadi menarik karena alih-alih penolakan dan sikap konfrontasi, diberikannya dukungan baik moril maupun materiil dari pihak internasional terhadap Boko Haram ini seolah dibiarkan diketahui secara luas. Guna memeroleh jawaban atas kehadiran dukungan dari pihak internasional terhadap aksi Boko Haram itu, penulis menggunakan sejumlah konsep dan teori dalam menganalisisnya. Analisis mengenai faktor-faktor di balik pembentukan Boko Haram merupakan hasil sintesis dari konseptualisasi tentang negara dan power yang menghadirkan asumsi mengenai eksistensi gerakan transnasional, konsep soft security measure, dan Teori Revolusi Struktural. Kemudian guna menganalisis mengenai munculnya dukungan internasional dalam perkembangan Boko Haram, penulis menggunakan sintesis teori dari Teori Relative Deprivation, Teori Dissident Terrorism, dan konsep indigenous psychology. Hasil analisis pertama yang menampilkan faktor-faktor di balik pembentukan Boko Haram akan menjadi dasar untuk mengetahui alasan-alasan kuat yang mendorong Boko Haram memeroleh dukungan internasional dalam serangan-serangan aksinya sehingga mampu menjadi salah satu gerakan transnasional berpengaruh di Nigeria.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.30/14 Par t
Uncontrolled Keywords: TERORISME
Subjects: J Political Science > JZ International relations
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ63-1153 Sources > JZ221-1153 By region or country
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ5511.2-6300 Promotion of peace. Peaceful change > JZ5587-6009 International security. Disarmament. Global survival
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
VINANDHIKA PARAMESWARI, 071012094UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBaiq LSW Wardhani, Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 14 Mar 2014 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 06:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16558
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item