SENGKETA PASAR KOBLEN SURABAYA ( Studi Konflik Rencana Penutupan Pasar Koblen oleh Pemkot Surabaya)

Herry Sutrisno, 071113071 (2015) SENGKETA PASAR KOBLEN SURABAYA ( Studi Konflik Rencana Penutupan Pasar Koblen oleh Pemkot Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-sutrisnohe-38686-6.abstr-k.pdf

Download (84kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
16647.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian tentang pembangunan di kota-kota besar sudah banyak dilakukan, namun seringkali penelitian tersebut lebih fokus membahas tentang pembangunan itu sendiri atau tarik ulur lahan sengketa milik masyarakat dan pemerintah. Disini peneliti akan lebih tertarik untuk membahas tentang persoalan otoritas yang terkait dengan ranah kekuasaan kelembagaan, yang mana hal tersebut menyebabkan konflik antara pihak pemerintah dengan pemilik lahan. Persengketaan lahan Pasar Koblen sudah berlangsung lama terjadi sejak tahun 2011. Penutupan dilakukan karena alasan pemerintah mengatakan menyebabkan kemacetan dan menghilangkan keindahan kota Surabaya itu sendiri. Karena pada area Pasar Koblen tersebut merupakan salah satu sentra pasar buah di Surabaya yang memiliki beberapa titik pertemuan arus lalu lintas, yakni Jl. Pringadi, Jl. Yasan Praja, Jl. Koblen Kidul dan di tempat tersebut juga berdekatan dengan pusat perdagangan Blauran yang dimana Blauran adalah juga sentra para pedagang yang di tiap harinya sangat ramai dan memiliki lalu lintas yang sangat padat. Dengan harapan kemacetan dan keindahan kota Surabaya menjadi asri maka dari pihak pemerintah ingin menutup sentra pasar buah koblen yang di sinyalir menjadi biang kemacetan di wilayah blauran dan sekitarnya. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan hasil survei dan di dukung dengan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dengan pihakpihak yang terkait dengan konflik persengketaan lahan yang terjadi di pasar koblen tersebut, sedangkan data skunder diperoleh dari buku penunjang untuk memperkuat data primer dan menghubungkan antara teori yang ada dengan kondisi yang terjadi sehingga dapat di singkronasikan antara keduanya. Teori yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini adalah teori konflik kepentingan karena teori ini lebih sesuai dengan apa yang terjadi secara riil. Hasil penelitian ini adalah ditemukan bahwa pihak pemerintah kota Surabaya dalam kepentingannya ingin mengunakan lahan koblen tersebut untuk kepentingan Angkutan Masal Cepat(AMC), padahal lahan tersebut telah berdiri pasar buah yang menjadi sentra buah di kawasan Surabaya maupun se-jawa timur sedangkan pihak dari pengelola dan pihak pemerintah tidak ada pembicaraan yang serius tentang hal tersebut dan telah berlangsung persidangan yang mengagendakan tarik ulur konflik kepentingan yang ada. Namun dalam prosesnya juga terkendala proses administrasi soal perijinan yang tidak kunjung di keluarkan pihak pemerintah untuk perijinan pasar pihak pengelolah, maka dari itu pihak pengelola mengajukan banding ke pihak pengadilan. Saat ini konflik persegketaan telah berakhir dengan sidang keputusan di menangkan oleh pihak pengelola pasar yang saat ini pasar telah boleh beroprasi lagi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.P 44/15 Sut s
Uncontrolled Keywords: DISPUTE THE MARKET
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD3611-4730.9 Industrial policy. The state and industrial organization Including licensing of occupations and professions, subsidies, inspection, government ownership, municipal services
J Political Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Herry Sutrisno, 071113071UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAli Sahab, S.IP., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 20 Oct 2015 12:00
Last Modified: 18 Jun 2017 19:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16647
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item