BASA WALIKAN" (Studi Deskriptif Tentang Penggunaan Bahasa Lokal Di Kalangan Arek Malang)

HARIO PRABOWO, 070517848 (2011) BASA WALIKAN" (Studi Deskriptif Tentang Penggunaan Bahasa Lokal Di Kalangan Arek Malang). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-prabowohar-20363-fisant-k.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-prabowohar-17086-fisant-b.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengenai bahasa lokal di Malang yang sudah ada sejak jaman penjajahan namun masih bertahan hingga saat ini. Arek Malang menyebut bahasa ini sebagai basa walikan dikarenakan kosa kata bahasa ini merupakan kata-kata yang diambil dari bahasa Jawa dan Indonesia namun diucapkan secara terbalik. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini antara lain, apakah fungsi basa walikan dalam komunikasi yang dilakukan oleh arek Malang? Kemudian bagaimana peran media massa dalam upaya pelestarian basa walikan di Malang? serta bagaimana basa walikan menjadi identitas arek Malang? Metode yang digunakan untuk menganalisis fenomena basa walikan sebagai identitas budaya arek Malang adalah menggunakan analisa kualitatif secara deskriptif. Metode ini digunakan untuk menggambarkan situasi kebahasaan yang ada di Malang. Lokasi penelitian yang digunakan adalah stadion kanjuruhan, kantor JTV Malang, dan kantor Malang Pos. Lokasi tersebut dipilih informan dengan sengaja untuk memudahkan peneliti dalam menggali informasi terkait fokus penelitian. Informan yang digunakan dalam penelitian ini ada tujuh orang. Dua orang dari media massa dan lima orang aremania. Penentuan informan sesuai dengan konsep Spradley yakni informan yang mengalami enkulturasi penuh, terlibat langsung dalam perkembangan budaya, memiliki waktu yang cukup untuk melakukan wawancara, dan tidak melakukan analisa dalam memberikan informasi. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan observasi di televisi lokal, koran lokal, dan mengamati gaya bahasa arek Malang saat berkomunikasi dengan temannya serta melakukan wawancara mendalam dengan informan. Selain itu peneliti juga melakukan studi pustaka yang diperoleh dari internet, jurnal, serta artikel yang terkait dengan masalah yang diangkat. Setelah data dari lapangan dirasa cukup, peneliti memilah-milah data dan dikategorikan sesuai dengan tujuan peneltian dan terakhir menganalisanya. Berdasarkan analisa Peneliti basa walikan memiliki berbagai fungsi bagi arek Malang, yakni fungsi regulasi, fungsi representasi, fungsi interaksi dan fungsi personal. Fungsi tersebut merupakan pengembangan dari fungsi awal dari basa walikan yang merupakan bahasa sandi bagi para pejuang kemerdekaan. Seiring perkembangan jaman, penggunaan basa walikan dapat ditemukan dalam media massa. Penggunaan basa walikan dalam media massa adalah untuk melestarikan basa walikan sebagai budaya lokal Malang. Penyebaran basa walikan yang dibawa oleh arek Malang saat berada di luar Malang menyebabkan orang luar mengidentifikasi basa walikan sebagai identitas budaya arek Malang. Di Malang sendiri terdapat sebuah anggapan bahwa arek Malang yang tidak bisa berbicara menggunakan basa walikan maka akan diragukan identitas ke-Malang-annya. Kata kunci: basa walikan, peran media massa, identitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. Ant. 11/11 Pra b
Uncontrolled Keywords: SOSIALINGUISTICS ; SOCIAL CHANGE
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM831-901 Social change
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HARIO PRABOWO, 070517848UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Endah Kinasih, S.Sos, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 20 Oct 2011 12:00
Last Modified: 09 Sep 2016 05:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16702
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item