USULAN PERBAIKAN PADA PROSES PRODUKSI DEODORANT DI PT. ROMOS INTI COSMETIC INDUSTRIES DENGAN MENGGUNAKAN VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS (VALSAT) DAN DIAGRAM FISHBONE

AULICE KRISTIANTY, 040810206 (2013) USULAN PERBAIKAN PADA PROSES PRODUKSI DEODORANT DI PT. ROMOS INTI COSMETIC INDUSTRIES DENGAN MENGGUNAKAN VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS (VALSAT) DAN DIAGRAM FISHBONE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-kristianty-22144-5.abstr-k.pdf

Download (120kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Romos Inti Cosmetic Industries adalah perusahaan yang bergerak pada produksi kosmetik, dimana perlu untuk terus menerus meningkatkan kinerja produktivitasnya untuk meningkatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan berusaha meningkatkan kepuasan pelanggan atau customer satisfaction. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus mengetahui aktifitas apa saja yang dapat meningkatkan nilai tambah (value added) produk (jasa/barang), pemborosan (waste) apa saja yang sering terjadi dan bisa memperpendek proses produksi. Oleh karena itu diperlukan suatu pendekatan lean manufacturing. Dengan strategi lean, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan rasio nilai tambah (value added) terhadap pemborosan. Minimasi pemborosan akan sangat berguna bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin berat. Pemahaman kondisi perusahaan digambarkan dalam Big Picture Mapping. Pemborosan diidentifikasikan dengan seven waste, kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan dianalisa akar penyebabnya. Berdasarkan pengolahan data didapatkan 3 skor rata-rata pemborosan tertinggi yaitu Waiting (8,13), Unnecessary Motion (6,63), dan Overproduction (5,63). Skor rata-rata pemborosan tersebut dikalikan dengan faktor pengali detail mapping, sehingga didapatkan detail mapping tools yang dominan adalah Process Activity Mapping sebesar 230,41 dan Supply Chain Response Matrix sebesar 133,86. Pemborosan ini akibat adanya waktu menunggu antara proses satu dengan proses selanjutnya serta desain layout yang kurang efisien. Dari penyebab tersebut kemudian diberikan usulan perbaikan yang dapat digunakan oleh perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.276/12 Kri u
Uncontrolled Keywords: WASTE
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
AULICE KRISTIANTY, 040810206UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFebriana Wurjaningrum, SEUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 04 Jan 2013 12:00
Last Modified: 05 Aug 2016 09:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1673
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item