REPRESENTASI PEREMPUAN SEBAGAI NYAI DALAM KOMIK TJERITA NYAI DASIMA KARYA YUS CHANDRA VERSI SM ARDAN

MAHERNA IKA K., 070610460 (2010) REPRESENTASI PEREMPUAN SEBAGAI NYAI DALAM KOMIK TJERITA NYAI DASIMA KARYA YUS CHANDRA VERSI SM ARDAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-mahernaika-20610-fisk20-k.pdf

Download (346kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-mahernaika-17291-fisk20-r.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini merupakan studi semiotik mengenai representasi perempuan dalam komik Tjerita Njai Dasima karya Yus Chamdra versi SM Ardan. Kisah yang diambil dari kehidupan nyata seorang nyai atau gundik pria Eropa ini cukup ternama, hingga telah diadaptasi dalam berbagai bentuk media (elektronik-film dan cetak-prosa,novel,komik). Dalam komik ini menceritakan kehidupan seorang perempuan pribumi (Indonesia) yang berstatus sebagai nyai atau gundik. Fenomena yang marak pada abad 20 di Indonesia ini menjadi ketertarikan peneliti untuk melihat lebih jauh keberadaan perempuan di tengah sistem pergundikan yang ada di Indonesia. Secara spesifik, penelitian ini akan menjawab tentang bagaimana seorang perempuan sebagai isteri simpanan (nyai-gundik) digambarkan dalam komik Tjerita Njai Dasima. Untuk melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Karena obyek penelitian dalam media komik berupa gambar yang berida tanda dan makna, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian semiotik yang mengacu pada konsep hubungan segitiga makna milik Sanders Pierce. Peneliti juga menggunakan metodologi visual untuk memudahkan pemilahan ikon, indeks, dan simbol yang akan diteliti. Konsep mengenai representasi perempuan dalam media serta keadaan perempuan pada masa kolonial/pos-kolonial menjadi tambahan dalam tinjauan pustaka. Dari hasil analisa dalam komik Tjerita Njai Dasima, didapati bahwa kehidupan perempuan sebagai nyai sarat dengan tekanan, baik dari sistem pergundikan yang dijalankkan oleh pemerintah kolonial, juga dari pranata sosial di ‘luar’ mereka, yakni budaya patriarki. Di sisi lain, perbedaan dalam versi SM Ardan ini membawa perubahan stereotipe nyai sebagai perempuan pribumi yang mudah ditipu menjadi sosok yang membawa semangat nasionalisme. Keinginan tokoh-tokoh untuk membantu Nyai Dasima keluar dari sistem pergundikan. Penggambaran positif tentang masyarakat Betawi ini tetap mengarah pada keberadaan nyai yang tidak mendapat penghargaan yang utuh, dilihat dari akhir tragis kehidupan Nyai Dasima. Adanya ideologi anti kolonial pada masa pembuatan komik, membuat akhir tragis sang nyai menjadi sebuah harga yang pantas untuk sebuah kebebasan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. K. 20/11 Mah r
Uncontrolled Keywords: COMIC BOOKS
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1041-1101 Social perception. Social cognition Including perception of the self and others, prejudices, stereotype
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM831-901 Social change
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
MAHERNA IKA K., 070610460UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRatih Puspa, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 04 Nov 2011 12:00
Last Modified: 08 Aug 2016 08:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16757
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item