RESISTENSI USAHA KECIL MENENGAH ( UKM ) FURNITURE Studi deskriptif tentang Resistensi Usaha Kecil Menengah dalam menghadapi persaingan China-ASEAN Free Trade Agreement (CAFTA)

IDA ANGGREANI, 070710292 (2011) RESISTENSI USAHA KECIL MENENGAH ( UKM ) FURNITURE Studi deskriptif tentang Resistensi Usaha Kecil Menengah dalam menghadapi persaingan China-ASEAN Free Trade Agreement (CAFTA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-anggreanii-20957-fiss03-k.pdf

Download (335kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-anggreanii-20957-fiss03-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sebagai usaha kecil menengah (UKM) telah memberikan peranan cukup penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi negara, namun ditengah potensi yang dimiliki oleh UKM, tidak dapat dipungkiri bahwa UKM masih memiliki kendala yang menghambat berkembangnya usaha tersebut. Disisi lain UKM juga harus menghadapi tantangan dari pihak luar yakni perdagangan bebas yang tertuang dalam China Asean Free Trade Agreement (CAFTA). Perjanjian ini telah menurunkan reaksi protes dari berbagai kalangan pelaku ekonomi karena memberi dampak terhadap usaha mereka. Hal ini pun juga berimbas pada usaha Furniture. James Scoot dalam peneliatiannya telah mengamati bagaimana seorang petani mengembangkan etika subsistensi demi mempertahankan kelangsungan hidupnya dan Coleman mengemukakan bagaimana aktor rasional memilih tindakan yang dapat memaksimalkan keinginannya dengan mengontrol sumber daya yang mereka miliki. Berangkat dari gagasan tersebut maka penelitian kali ini ingin menggambarkan resistensi apa yang dikembangkan untuk mempertahankan kondisinya saat menghadapi perjanjian dagang ini. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif yang dilakukan di Kecamatan Kenjeran kota Surabaya, dimana lokasi tersebut banyak terdapat UKM Furniture. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengambil 20 responden yang merupakan pemilik UKM Furniture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAFTA memberi dampak terhadap penurunan produksi UKM furniture baik itu secara langsung maupun tidak langsung sehingga penurunan omset dan penurunan jumlah tenaga kerja tidak dapat dihindari. Adapun resistensi yang dikembangkan oleh pemilik UKM furniture adalah dengan menurunkan harga jual sebagai bentuk penyesuaian, meningkatkan kualitas untuk memenangkan pasar, meningkatkan pelayanan kepada customer dengan pembayaran yang lebih fleksibel. ekspansi produk untuk mendongkrak penjualan yang mengalami stagnasi serta mengambil barang dari China langsung untuk dijual kembali agar tidak mengalami kerugian dan tetap bertahan ditengah situasi persaingan yang semakin tajam. Didalam tindakan yang dilakukan oleh pemilik UKM tidak hanya dilakukan tindakan-tindakan yang bersifat ekonomi saja, akan tetapi melibatkan peran oranglain dalam melakukan sebuah resistensi untuk mempertahankan keberadaan usaha pemilik UKM furniture.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. S. 03/11 Ang r
Uncontrolled Keywords: SMALL BUSINESS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2340.8-2346.5 Small and medium-sized businesses, artisans,handicrafts, trades
T Technology > TS Manufactures > TS840-915 Wood products. Furniture
T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts > TT180-200 Woodworking. Furniture making. Upholstering
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
IDA ANGGREANI, 070710292UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSutinah, Dra., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 18 Nov 2011 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 05:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16820
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item