Analisa Proses Material Handling Menggunakan Basic Seven Quality Control Tools untuk mengurangi tingkat kerusakan produk pada Central Distribution Center PT. DHL Exel Supply Chain Surabaya

APRILA DWIHAPSARI, 040811336 (2013) Analisa Proses Material Handling Menggunakan Basic Seven Quality Control Tools untuk mengurangi tingkat kerusakan produk pada Central Distribution Center PT. DHL Exel Supply Chain Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-dwihapsari-22259-5.abstr-k.pdf

Download (44kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peristiwa kerusakan barang atau produk merupakan permasalahan yang harus dihindari dalam proses material handling. Hal ini dialami oleh sebagian besar perusahaan yang menjalankan fungsi pergudangan. Sebagai salah satu perusahaan third-party-logistic (3PL) yang berbasis pergudangan, PT. DHL Exel Supply Chain (DESC) Surabaya juga mengalami permasalahan tersebut. Salah satu Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur kinerja Distribution Center (DC) miliknya, yaitu Damage Goods, tidak pernah mencapai target sebesar 0,016% sejak tahun 2010 hingga 2012. Penulis berusaha mencaritahu proses operasi pada DC SDF DESC Surabaya dan mencari penyebab utama terjadinya kerusakan produk, sehingga penulis dapat memberikan usulan solusi penanganan untuk mengurangi tingkat kerusakan produk pada DC SDF DESC Surabaya. Penelitian ini menggunakan empat dari ketujuh tools dalam Basic Seven Quality Control Tools (B7 QC Tools) milik Kaoru Ishikawa, yaitu flowchart, check-sheet, diagram pareto, dan diagram cause-and-effect (CED). Metode yang digunakan adalah wawancara dan brainstorming dengan pihak terkait. Hasil penemuan dari skripsi ini menyatakan bahwa 84% tipe kerusakan produk pada DC SDF DESC Surabaya yang terjadi adalah tertusuk garpu MHE, jatuh dari ketinggian, dan terkena tekanan pada kartonnya. Sesuai analisa diagram CED, ketiga hal tersebut disebabkan oleh fokus pada ukuran produktivitas, masa approval yang lama pada proses perbaikan, lorong penuh, keterlambatan transport, kurang pelatihan, kelalaian pekerja DC, kesu;itan dalam picking palet, kontrol terhadap shrink wrap, dan kurangnya kesadaran para pekerja. Solusi yang ditawarkan oleh penulis adalah membuat check-sheet, memperpendek masa approval, mensinkronkan proses putaway, mengadakan pelatihan secara bertahap, menambah WI, dan mengontrol kekuatan shrink wrap. Saran yang diberikan penulis bagi perusahaan adalah membuat check-sheet dan mengontrol efektivitas shrink wrap. Saran yang diberikan bagi penelitian selanjutnya adalah meneliti tentang konsep alokasi inventory, pengaruh KPI, dan identifikasi kerusakan pada tiap proses.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.289/12 Dwi a
Uncontrolled Keywords: PRODUCT QUALITY
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
APRILA DWIHAPSARI, 040811336UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHermawanto, Drs., M.Sc. MBA.,UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 10 Jan 2013 12:00
Last Modified: 08 Aug 2016 03:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1683
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item