KEPENTINGAN INGGRIS TERHADAP LIBYA TERKAIT PEMBEBASAN TERPIDANA KASUS LOCKERBIE TAHUN 2009

FAUZAN PRAWIRA GANTA, 070610172 (2011) KEPENTINGAN INGGRIS TERHADAP LIBYA TERKAIT PEMBEBASAN TERPIDANA KASUS LOCKERBIE TAHUN 2009. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-gantafauza-21273-fishi0-k.pdf

Download (335kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-gantafauza-17878-fishi0-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (719kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada 21 Desember 1988, terjadi sebuah tragedi meledaknya pesawat Pan Am Penerbangan 103, setelah lepas landas dari London, tepat di udara Lockerbie, sebuah kota di bagian barat laut Skotlandia. Penerbangan itu merupakan penerbangan harian Pan American World Airways dari Bandara Internasional Heathrow, London ke Bandara Internasional John F. Kennedy, New York. Pesawat tersebut meledak akibat dari bom yang telah diselundupkan. Bom tersebut menyebabkan ledakan yang menyebabkan 270 orang tewas, di antaranya 189 warga Amerika Serikat. Peristiwa ini tentu saja menjadi perhatian seluruh dunia. Meskipun yang meledak adalah pesawat Amerika Serikat, namun menurut tempat kejadiannya, kasus ini ditangani oleh pemerintahan Skotlandia. Setelah melakukan investigasi dan memeriksa ribuan saksi, akhirnya pada tahun 1991, pengadilan Skotlandia menyatakan bahwa orang yang bertanggung jawab atas peristiwa Lockerbie adalah seorang warga negara Libya bernama Abdelbaset Ali Mohammed Al-Megrahi, seorang agen dinas intelijen Libya dan kepala keamanan untuk Libyan Arab Airlines (LAA). Pemerintah Libya sendiri berusaha melindungi warga negaranya. Hal ini menyebabkan penangkapan Al-Meghari menjadi terkendala. Akhirnya, setelah tertunda hampir satu dekade, Libya akhirnya bersedia menyerahkan tersangka pada April 1999. Pada Januari 2001, Al-Megrahi dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan Skotlandia. Hukuman itu dirasa sepadan dengan tindakan Al-Meghari. Namun, pada Agustus 2009, dalam sebuah putusan pengadilan Skotlandia terbaru, Al-Meghari diputus bebas dengan alasan kemanusiaan karena menderita penyakit kanker stadium akhir. Dalam putusan ini, mengindikasikan terdapat campur tangan pemerintah Inggris dalam upaya pembebasan Al-Meghari Dalam menjelaskan penelitian ini, penulis menggunakan konsep kepentingan nasional dan kebijakan luar negeri Inggris. Selain itu konsep mengenai Interdependency juga digunakan guna membedah lebih dalam mengenai analisis kasus pembebasan tersangka pengeboman Lockerbie tersebut. Melalui analisis terhadap kebijakan Inggris tersebut maka akan coba dibuktikan bahwa kebijakan Inggris terkait pembebasan AL-Megrahi diambil karena adanya tarik menarik kepentingan ekonomi, utamanya mengenai akses minyak mereka di wilayah Timur Tengah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. HI. 07/11 Gan k
Uncontrolled Keywords: CAPITAL PUNISHMENT
Subjects: J Political Science > JX International law
J Political Science > JZ International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FAUZAN PRAWIRA GANTA, 070610172UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAjar Triharso, Drs., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 01 Dec 2011 12:00
Last Modified: 10 Sep 2016 13:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16911
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item