PERUBAHAN KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP PENANDATANGANAN TREATY OF AMITY AND COOPERATION (TAC) ASEAN

ANGGA SURAHMAN ASMANDA, 070417501 (2010) PERUBAHAN KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP PENANDATANGANAN TREATY OF AMITY AND COOPERATION (TAC) ASEAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-asmandaang-21276-fishi1-k.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-asmandaang-17880-fishi1-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Treaty of Amity and Cooperation (TAC) merupakan suatu code of conduct (pedoman) yang berfungsi sebagai pengatur hubungan antar negara-negara ASEAN. Traktat ini diresmikan oleh Negara-negara ASEAN pada KTT ASEAN I di Bali pada tahun 1976. Di dalam perkembangannya, dengan bergabungnya negara-negara di Asia Pasifik seperti China menjadi negara pertama di luar ASEAN yang bergabung dengan TAC pada 2003. Sejumlah negara lain mencakup India, Jepang, Pakistan, dan Rusia belakangan bergabung dengan TAC, maka TAC tidak hanya menjadi aturan main dalam penataan hubungan dan perilaku diantara Negara-negara ASEAN tetapi juga sebagai pedoman bagi Negara-negara kawasan Asia Pasifik dalam upaya menjaga kestabilan dan keamanan di wilayah Asia Tenggara khususnya dan di wilayah Asia Pasifik pada umumnya. Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton sepakat untuk menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC) ASEAN 1976. Penandatanganan itu dilakukan dalam rangkaian pertemuan ke-42 Menlu ASEAN di Phuket, Thailand, 19-23 Juli 2009. Hillary Clinton mengatakan Amerika Serikat berkomitmen untuk menjadi mitra aktif dengan ASEAN dan mendahulukan bertukar kepentingan dan nilai tambah kemitraan. Namun dibalik itu semua ada kepentingan lain dari pemerintah Amerika Serikat untuk mengimbangi ketertinggalannya dari China dalam pertarungan ekonomi dan perdagangan di ASEAN, Amerika Serikat menginginkan untuk mendapatkan kembali pengaruh dan dominasinya di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Penulis menggunakan teori pengambilan keputusan (decision making) dan teori kepentingan sebagai alat bantu untuk meneliti permasalahan diatas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. HI. 10/11 Asm p
Uncontrolled Keywords: POLITICAL IN GOVERNMENT
Subjects: J Political Science > JX International law
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ5511.2-6300 Promotion of peace. Peaceful change > JZ5587-6009 International security. Disarmament. Global survival
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
ANGGA SURAHMAN ASMANDA, 070417501UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAjar Triharso, Drs., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 01 Dec 2011 12:00
Last Modified: 10 Sep 2016 13:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16913
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item