Dampak Penggusuran Pemukiman Liar di Perkotaan (Studi Deskriptif tentang Mekanisme Survival Warga Korban Penggusuran Pemukiman Liar di Kawasan Stren Kali)

Yulian Vernanto, 070517581 (2011) Dampak Penggusuran Pemukiman Liar di Perkotaan (Studi Deskriptif tentang Mekanisme Survival Warga Korban Penggusuran Pemukiman Liar di Kawasan Stren Kali). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-vernantoyu-14928-abstrak-0.pdf

Download (644kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2009-vernantoyu-12462-fiss11-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan kota khususnya di Negara berkembang ternyata memang tidak selamanya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kota yang sudah menjadi metropolis saat ini mengalami permasalahan yang lebih komplek. Permasalahan yang mencolok saat ini adalah kota besar tidak lagi dapat menampung yang namanya babybooms (ledakan Penduduk). Isu penggusuran di Kota Surabaya saat ini masih menjadi berita hangat untuk dibicarakan. Untuk itu dampak penggusuran pemukiman liar bagi kelangsungan hidup keluarga miskin di kawasan stren kali menarik untuk diteliti. Maka permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah. Pertama, Bagaimana proses keluarga miskin tinggal di kawasan pemukiman liar Medokan Semampir “AWS”. Kedua, Bagaimana Mekanisme Survival keluarga miskin yang tinggal di kawasan stren kali Medokan Semampir “AWS” pasca penggusuran. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian deskriptif, dengan analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive dimana peneliti telah menetapkan informan sebagai subyek dalam penelitian ini. Hasil dari studi penelitian ini diketahui bahwa adanya kemunculan pemukiman liar (squatter) di Medokan Semampir “AWS” disebabkan karena alasan keluarga miskin adalah untuk meminimalisir pengeluaran dikota besar, ketidakberdayaan untuk menyewa tempat tinggal yang layak huni, dan letaknya dekat dengan lokasi tempat usaha. Disamping itu, hunian liar dirasa juga kondusif untuk melangsungkan berbagai usaha keluarga miskin yang bergerak di sektor informal kota, karena pemukiman dibantaran kali tersebut menyediakan tempat tinggal dengan harga yang murah, dapat diangsur, dan hanya mengganti beberapa tanaman. Kemudian, dampak penggusuran pemukiman liar juga berimbas kepada dampak sosio-ekonomi keluarga miskin. Dampak sosial yang dialami pasca penggusuran sampai sekarang masih terasa, depresi karena harus kehilangan tempat tinggal menjadi akibat hubungan sosial renggang. Gambaran mekanisme survival keluarga miskin pasca penggusuran untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, cara yang mudah dilakukan keluarga miskin tersebut adalah. Pertama, Bagi keluarga miskin yang kehilangan pekerjaan, mereka mencari pekerjaan baru sesuai dengan kemampuan mereka. Bagi keluarga miskin yang masih menekuni usahanya, maka yang dilakukannya saat ini adalah mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan. Kedua, Memberdayakan anggota keluarga untuk mencari pendapatan tambahan. Ketiga, Melakukan pengetatan konsumsi dengan cara mengurangi kualitas menu makanan. Keempat, Melakukan mekanisme “gali lubang tutup lubang”, dengan cara hutang kepada sanak keluarga ataupun kerabat. ---------------------------- Town growth specially developing countries really isn’t true forever walk matching with planned. Metropolis towns in this time experience of more complex problems. Striking problems in this time is metropolis town no longger earn accomodation which the name is babybooms (Resident explosion). The issue condemn in Surabaya in this time still become current affairs to be conversed, case of condemn which became of by a impecunious family of stren multiply Medokan Semampir "AWS" really until now still leave trauma to all impecunious family which reside in informal sectors of town. For that affect wild condemn settlement for continuity of impecunious family life in area of interesting stren area rill to be checked. Hence the problems taken in this research is. First, How impecunious family process live in wild settlement area of Medokan Semampir "AWS". Second, Impecunious How is the survival mechanism of family which live in area stren multiply Medokan Semampir "AWS" after the condemn. This research pertained as descriptive research, with data analysis use technique analyse qualitative. Informant election use technique purposive where researcher have specified informant as subject in this research. The result from this research study known that there is wild settlement apparition (squatter) in Medokan Semampir "AWS" caused since impecunious family reason is to minimum of expenditure of metropolis, over a barrel to rent competent living dwell, and its situation close to location of effort place. Beside that, felt wild dwelling also very condusif to pass off various impecunious family effort moving in informal sector of town, since settlements of the river periphery provide living at the price of cheap, earn moved over. Then, affect wild settlement condemn also have glimpse to economic social impact of impecunious family. Social impact experienced after the condemn hitherto still be felt, depression since having to loss of living become effect of estranged social relation. Sketch of mechanism of impecunious family survival after the condemn to fulfill the everyday life requirement, way of conducted by easiest of the impecunious family is. First, for impecunious family which lose work, they look for new work as according to their ability. For impecunious family which still elaborate effort, hence which conducting of in this time is searching side job to add production. Second, used of family member to look for addition earnings. Third, conducting consume tight by lessening quality of food menu. Fourth, conducting mechanism "dig hole to shut hole", by debt to kith and or the consaquinity.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S.11/10 Ver d
Uncontrolled Keywords: SEGREGATION, RURAL DEVELOPMENT
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Yulian Vernanto, 070517581UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarso, Drs. M, SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 01 Jul 1905 12:00
Last Modified: 26 Oct 2016 20:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16955
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item