Negosiasi Kultural Santri di Lingkungan Kampus: (Studi Deskriptif tentang Negoisasi Kultural Santri dalam Mengkonstruksi Identitas di Lingkungan Perguruan Tinggi)

Ach.Dhaifi Ibrahimy Whd, 070610309 (2009) Negosiasi Kultural Santri di Lingkungan Kampus: (Studi Deskriptif tentang Negoisasi Kultural Santri dalam Mengkonstruksi Identitas di Lingkungan Perguruan Tinggi). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-ibrahimywh-15907-abstrak-0.pdf

Download (648kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2010-ibrahimywh-13287-fis.s.77-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ide dari penelitian ini muncul ketika peneliti sebagai alumni pesantren berkaca pada perilaku, gaya hidup, dan kulturnya sendiri yang mulai berubah ketika menginjakkan kaki sebagai seorang mahasiswa di perguruan tinggi, Perubahan tersebut merupakan bentuk penyesuaian diri melalui proses negosiasi kultural, antara kultur pesantren dan kultur di perguruan tinggi. Peneliti melihat bahwa negosiasi kultural itu merupakan suatu keharusan bagi setiap orang yang ingin diterima di lingkungannya, termasuk juga para santri yang belajar di perguruan tinggi. Dari sini kemudian peneliti ingin melihat seperti apa bentuk negosiasi kultural para alumni pesantren lain yang melanjutkan pendidikan formalnya di perguruan tinggi. Apakah mereka masih mempertahankan kultur dan identitas kulturalnya sebagai seorang santri ataukah justru mengikuti kultur yang ada di perguruan tinggi, semuanya berhubungan dengan struktur kesadaran yang mereka miliki. Untuk mengetahui seperti apa realitas negosiasi kultural yang dilakukan oleh para santri di lingkungan perguruan tinggi, maka dalam penelitin ini dirumuskan dua pertanyaan penelitian. 1) Bagaimanakah para santri dengan struktur kesadarannya dalam menyesuaikan diri melalui negosiasi kultural di lingkungan kampus? 2) Bagaimanakah bentuk identitas kultural yang dihasilkan dari proses negosiasi kultural tersebut? Dalam penelitian ini digunakan dua teori sebagai kerangka berfikir dalam menganalisa permasalahan yang diangkat. Teori yang pertama adalah teori Peter L. Bergel tentang konstruksi sosial. Teori ini lebih ditekankan dalam proses analisa mengenai terbentuknya struktur kesadaran yang dimiliki oieh para santri, dan bagaimana struktur kesadaran tersebut mempengaruhi proses negosiasi kultural yang mereka lakukan di perguruan tinggi. Teori yang kedua adalah teori mengenai praktik yang dikemukakan oleh Pierre Bourdieu. Teori tersebut digunakan untuk menganalisa praktik negosiasi kultural yang dilakukan oleh para santri itu sendiri melalui struktur kesadaran sebagai seorang santri. Dalam penelitian ini digunakan dua teori sebagai kerangka berfikir dalam menganalisa permasalahan yang diangkat. Teori yang pertama adalah teori Peter L. Berger tentang konstruksi sosial. Teori ini lebih ditekankan dalam proses analisa mengenai terbentuknya struktur kesadaran yang dimiliki oleh para santri, dan bagaimana struktur kesadaran tersebut mempengaruhi proses negosiasi kultural yang mereka lakukan di perguruan tinggi. Teori yang kedua adalah teori mengenai praktik yang dikemukakan oleh Pierre Bourdieu. Teori tersebut digunakan untuk menganalisa praktik negosiasi kultural yang dilakukan oleh para santri itu sendiri melalui stuktur kesadarannya sebagai seorang santri. Dari hasil penelitian ini, ditemukan realitas negosiasi kultural yang dilakukan oleh para santri yang menjadi informan, bahwa struktur kesadaran mereka terlihat dari bagaimana mereka mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari pesantren. Sedangkan dalam praktiknya, terdapat dua bentuk negosiasi kultural yang mereka lakukan. Pertama adalah negosiasi kultural yang tidak menyentuh aspek-aspek substansial dalam agama, dan yang kedua adalah negosiasi kultural yang menyentuh aspek-aspek substansial dalam agama. Dari praktik negosiasi kultural tersebut mereka membangun identitas-identitas yang baru, dalam hal ini bukan lagi idenititas sebagai seorang santri sebagaimana yang mereka miliki ketika di pesantren.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S.77/10 Ach n
Uncontrolled Keywords: ACADEMIC CULTURE, NEGOTIATION, ISLAMIC STUDENT
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Ach.Dhaifi Ibrahimy Whd, 070610309UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEdy Herry Pryhantono, Drs. M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 02 Jul 1905 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 22:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16991
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item