PENGUNGKAPAN PEREMPUAN TENTANG MASALAH KEKERASAN KETIKA BERPACARAN, DALAM KONTEKS KOMUNIKASI ANTAR PERSONA

WIDIATI DYAH KUSUMA WARDANI, 070517718 (2010) PENGUNGKAPAN PEREMPUAN TENTANG MASALAH KEKERASAN KETIKA BERPACARAN, DALAM KONTEKS KOMUNIKASI ANTAR PERSONA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (Fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2010-wardaniwid-14123-fis.k.12-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-wardaniwid-16777-abstrak-0.pdf

Download (727kB) | Preview

Abstract

Fenomena kekerasan dalam masa pacaran masih jarang diketahui masyarakat namun banyak individu yang mengalaminya. Perempuan yang menjadi korban kekerasan dihadapkan pada kondisi untuk mengungkap atau tidak kekerasan yang dialaminya kepada orang lain. Saat ia memutuskan untuk mengungkapkan pada orang lain, proses pengungkapannya tidaklah mudah karena kekerasan dalam masa pacaran ini merupakan masalah pribadi bagi korban. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tentang pengungkapan yang dilakukan perempuan kepada orang lain, tentang masalah kekerasan oleh pasangan yang dialaminya pada masa pacaran. Tinjauan pustaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah hubungan dyadic dalam Teori Penetrasi Sosial, teori Communication Privacy Management (CPM) dan terkait dengan pengungkapan masalah pribadi yang dilakukan oleh korban kekerasan dalam masa pacaran kepada orang lain. Metodologinya kualitatif dengan metode penelitian studi kasus serta tipe penelitian deskriptif. Sasaran penelitian adalah perempuan yang pernah mengalami berbagai kekerasan yang dilakukan oleh pasangan dalam masa pacaran, serta orang lain tempat korban mengungkap diri. Unit analisis adalah narasi-narasi kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data wawancara mendalam (indepth interview). Data yang diperoleh dikumpulkan, dikategorikan, dan kemudian dianalisis dengan mempertimbangkan model triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan perempuan sebagai korban kekerasan memiliki kontrol penuh terhadap informasi pribadinya tersebut, sehingga ia berhak memilih siapa saja yang mengetahui dan sejauh mana informasi tersebut dibagikan kepada orang lain. Pengungkapan memperhatikan beberapa hal, antara lain resiko yaitu resiko personal dan resiko hubungan, kriteria pertimbangan, dan hubungan yang terjalin antara korban dengan orang lain (cultural & psychological level). Tidak ada aturan yang disepakati bersama dalam proses pengungkapan masalah pribadi, dan konflik pun tidak muncul sepanjang proses pengungkapan tersebut, hal ini dikarenakan adanya pembagian peran (role) yang jelas, dan banyaknya kesamaan diantara mereka yaitu budaya, jenis kelamin, usia, sehingga memandang suatu hal dengan cara yang sama pula.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.K.124/10 War p
Uncontrolled Keywords: ROMANTIC IN TEENAGER; WOMEN - VIOLENCE
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
WIDIATI DYAH KUSUMA WARDANI, 070517718UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAndria Saptyasari, S.Sos, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 02 Jul 1905 12:00
Last Modified: 30 Oct 2016 03:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17009
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item