MAKNA MEROKOK DI KALANGAN MUSLIM Studi Interpretatif di Area Publik Kabupaten Lamongan

ETIN DWI FEBRI JAYANTI, 070610283 (2010) MAKNA MEROKOK DI KALANGAN MUSLIM Studi Interpretatif di Area Publik Kabupaten Lamongan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-jayantieti-18526-abstrak-0.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
17093.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian tentang fenomena makna merokok di area publik yang dilakukan oleh kaum muslim ini berawal dari maraknya tuntutan masyarakat akan aturan yang tegas dari tindakan merokok yang diklaim dapat mengganggu orangorang di sekitarnya. Meskipun larangan merokok di tempat-tempat tertentu sudah ada sejak dari dulu namun isu larangan merokok kembali mencuat ke permukaan. Sehingga, pemerintah mulai membuat peraturan yang mengatur tindakan merokok terutama di area publik. Begitu juga dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dianggap sebagian besar umat muslim sebagai pewaris Nabi ini telah memutuskan adanya fatwa haram merokok bagi anak-anak, ibu hamil, dan tempat-tempat umum. Namun, pada realitanya tidak semua umat muslim mematuhi fatwa tersebut, terbukti dengan masih banyaknya umat muslim yang merokok di tempattempat umum atau area publik. Berdasarkan hal di atas, maka penelitian ini berusaha mengkaji permasalahan, antara lain: (1)Bagaimana seorang muslim menginterpretasi makna secara subyektif tindakan merokok di area publik yang dilakukannya?; dan (2)Apakah interpretasi makna secara subyektif merokok area publik itu berkaitan dengan pemahaman muslim akan fatwa haram merokok MUI? Dalam penelitian ini, menggunakan paradigma yakni interpretatif understanding dengan menggunakan metode kualitatif. Para informan adalah berjenis kelamin laki-laki, berusia 18 tahun ke atas, dan beragama Islam yang tengah merokok di area publik yakni alun-alun, terminal, dan pasar. Pada akhirnya, informan yang berhasil diwawancarai adalah sebanyak 6 informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview). Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dianalisis dengan dikategorikan dan diproses melalui pemetaan (mapping) dan menghubungkan klasifikasi dengan referensi teori yang ada. Berdasarkan temuan dan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa interpretasi makna subyektif tindakan merokok yang dilakukan muslim dalam perspektif tindakan sosial Max Weber terbagi dalam dua hal, antara lain: (1) Rasionalitas Instrumental (Zweck Rational) dan Tindakan Afektif (Affectual). Selanjutnya, dalam perspektif interaksionisme simbolik George H. Mead intrepretasi makna merujuk pada empat dimensi, antara lain: (1) Pemaknaan dalam Dimensi Kesehatan; (2) Pemaknaan dalam Dimensi Sosial; (3) Pemaknaan dalam Dimensi Ekonomi; (4) Pemaknaan dalam Dimensi Politis. Kemudian, keterkaitan antara interpretasi makna subyektif tindakan merokok muslim dengan pemahamannya akan Fatwa Haram Merokok dalam perspektif “rasionalitas” Weber adalah adanya persoalan rasionalitas yang membelenggu pemikiran perokok dalam memahami fatwa dan dalam perspektif “pemikiran” Mead yakni tidak adanya pemikiran dan pemahaman yang sama (miss-shared understanding) antara makna yang dipahami MUI tentang merokok dengan para perokok sehingga menimbulkan konflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKB Fis S 47/10 Jay m
Uncontrolled Keywords: SMOKE, MUSLIM
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV5725-5770 Tobacco habit
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
ETIN DWI FEBRI JAYANTI, 070610283UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDoddy S. Singgih, Drs, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 02 Jul 1905 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 17:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17093
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item