LAKI-LAKI PENGGUNA PRODUK KOSMETIK (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF-KONSTRUKTIVIS TENTANG IDENTITAS DIRI)

FARIDA NURLEILI, 070517712 (2009) LAKI-LAKI PENGGUNA PRODUK KOSMETIK (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF-KONSTRUKTIVIS TENTANG IDENTITAS DIRI). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2009-nurleilifa-18695-abstrak-0.pdf

Download (710kB) | Preview
[img]
Preview
Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2009-nurleilifa-15453-fis.s.38-0.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Undergraduate Theses dari GDLHUB / 2011-05-10 10:51:10 LAKI-LAKI PENGGUNA PRODUK KOSMETIK (SEBUAH STUDI INTERPRETATIF-KONSTRUKTIVIS TENTANG IDENTITAS DIRI) Oleh: NURLEILI, FARIDA Email: library@lib.unair.ac.id Undergraduate Airlangga University Dibuat: 2009 , dengan 1 file(s). Keywords: meaning, self identity, men, cosmetics, beautician Subject: CONSUMER BEHAVIOR; IDENTITY MASCULINITIES Call Number: KK KKB Fis S 38/10 Nur l Studi tentang identitas menjadi bagian penting dalam kajian ilmu sosial. Tema yang berhubungan dengan identitas budaya dan identitas diri merupakan kajian yang menarik untuk diteliti. Akan tetapi studi ini dirancang dan difokuskan untuk mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan identitas diri khususnya identitas diri laki-laki yang menggunakan produk kosmetik. Pertanyaan utama yang ingin dijawab dari studi ini adalah mengenai Makna laki-laki yang menggunakan produk kosmetik. Studi ini mengkaji makna identitas diri menggunakan pendekatan interpretatif-konstruktivis, sehingga review teori yang digunakan adalah interaksi simbolik oleh Blumer dan Erving Goffman yang mengemukakan bahwa identitas individu dapat dibentuk, dinegosiasikan ketika berinteraksi dengan orang lain. Fenomenologi; yang diilhami oleh Schutz; dan Konstruksi sosial Peter L. Berger yang menyatakan adanya identitas yang dibentuk melalui realitas yang tidak tunggal yaitu disebut sebagai kolaborasi antara faktisitas subjektif dan objektif. Metode yang digunakan pada studi ini adalah metode penelitian kualitatif karena studi ini memungkinkan adanya data lapangan yang bersifat rich (kaya), depth (mendalam) dan complexity (kompleks). Koleksi data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan subjek penelitian yang memiliki kategori mild, medium dan high. Koleksi data dilakukan dalam waktu sekitar tiga bulan. Isu-isu yang dikaji meliputi beberapa makna menjadi laki-laki yang menggunakan produk kosmetik. Kemudian studi ini juga melihat pembentukan makna berdasarkan akibat dari interaksi dengan lingkungannya yang disebabakan oleh proses negosiasi di dalam proses pembentukan identitas yang melibatkan faktisitas subjektif dan objektif Analisis terhadap data yang menjawab permasalahan penelitian ini menghasilkan lima makna yang berbeda terhadap identitas laki-laki yang menggunakan produk kosmetik yaitu makna menjadi laki-laki yang lebih baik dari laki-laki lain (superior), menjadi berbeda, berada diantara macho dan metroseksual, menjadi korban pergaulan dan tuntutan agama, serta menjadi laki-laki yang dapat tampil lebih baik daripada sebelumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKB Fis S 38/10 Nur l
Uncontrolled Keywords: CONSUMER BEHAVIOR; IDENTITY MASCULINITIES
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM811-821 Deviant behavior. Social deviance
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2042-2044 Life style
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
FARIDA NURLEILI, 070517712UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDaniel T. Sparringa, MA, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 01 Jul 1905 12:00
Last Modified: 02 Nov 2016 22:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17124
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item