Sosialisasi Anak-anak Tunagrahita (Studi Deskriptif tentang Sosialisasi Anak-anak Tunagrahita pada Keluarga Miskin di SLB Siswa Budhi Surabaya)

MARIANA EKAWATI, 070610438 (2010) Sosialisasi Anak-anak Tunagrahita (Studi Deskriptif tentang Sosialisasi Anak-anak Tunagrahita pada Keluarga Miskin di SLB Siswa Budhi Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2010-ekawatimar-18722-abstrak-0.pdf

Download (717kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2010-ekawatimar-15501-fis.s.93-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Proses sosialisasi yang diterapkan orang tua pada anak normal. Tentunya berbeda dengan proses sosialisasi yang diterapkan orang tua terhadap anak tunagrahita, dan dengan kelemahannya dalam hal komunikasi, interaksi, adaptasi, maupun intelektual (berpikir) menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Sehingga dijadikan fokus dalam penelitian ini, ialah bagaimana proses sosialisasi orang tua terhadap anak tunagrahita pada keluarga miskin dan bagaimana proses interaksi sosial anak tunagrahita tersebut dalam lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini merupakan tipe penelitian deskriptif, dengan menggunakan teori pembelajaran sosial, sosialisasi (proses sosialisasi), dan interaksi simbolik. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara mendalam atau indepth interview, kemudian data dianalisis dengan menggunakan tehnik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini adalah proses sosialisasi yang diterapkan masing-masing orang tua pada anaknya yang tunagrahita ialah proses sosialisasi partisipatif, yang disertai dengan corak hubungan orangtua-anak yang berpolakan demokrasi-otokrasi. Proses interaksi sosial anak-anak tunagrahita hanya terhambat pada gangguan berkomunikasi saja, yakni berbicara dan penyampaian makna yang ingin mereka utarakan, selebihnya mereka dapat berinteraksi dengan keluarga dan teman-teman sebayanya yang normal dengan baik. Pendekatan dalam proses sosialisasi yang ditunjukkan berbeda dengan proses sosialisasi yang diterapkan oleh orang tua pada anaknya yang normal, misalnya saja, pengertian materi pembelajaran yang disampaikan melalui musik. Komunikasi non verbal berperan penting dalam penyampaian makna yang ditujukan pada anak tunagrahita, yang memiliki keterbatasan dalam mempelajari pengetahuan abstrak, dan menggeneralisasi hal-hal yang baru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKB Fis S 93/10 Eka s
Uncontrolled Keywords: MENTAL RETARDATION; SOCIALIZATION
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2035-2039 Life skills. Coping skills. Everyday living skills
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2042-2044 Life style
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ767.8-792.2 Children. Child development
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
MARIANA EKAWATI, 070610438UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHerwanto, Drs, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 02 Jul 1905 12:00
Last Modified: 02 Nov 2016 16:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17133
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item