INTER-GOVERNMENT ORGANIZATION (IGO) DAN REHABILITASI NUTRISI (Studi Peran World Food Programme dalam Penanganan Malnutrisi di Surabaya)

Ahnad, Razaq Manan, NIM. 070417367 (2009) INTER-GOVERNMENT ORGANIZATION (IGO) DAN REHABILITASI NUTRISI (Studi Peran World Food Programme dalam Penanganan Malnutrisi di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KKB KK Fis HI 15_09 Ahm i.pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK Fis HI 15_09 Ahm i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul “IGO dan Rehabilitasi Nutrisi (Studi Peran World Food Programme dalam Penanganan Malnutrisi di Surabaya”. Dimulai dengan kehadiran kembali WFP di Indonesia sejak tahun 1998. Pada awal kehadirannya, WFP hingga sebelum tahun 2002, WFP mengeluarkan beberapa program yang berorientasi pada masalah kelaparan. Namun, akibat adanya perubahan orientasi bantuan yang cukup fundamental di WFP sejak tahun 2002, orientasi bantuan WFP berubah dari orientasi bantuan pangan sebagai penambah pendapatan menjadi bantuan pangan sebagai intervensi nutrisi (rehabilitasi nutrisi). Upaya rehabilitasi nutrisi ini berada di bawah program yang sedang dilakukan oleh WFP, yakni PRRO 10069.1. Rehabilitasi nutrisi yang dilakukan oleh WFP ini dilakukan di tujuh provinsi Indonesia, salah satunya adalah Jawa Timur. Untuk wilayah Jawa Timur, yang menjadi fokus dari upaya rehabilitasi nutrisi ini adalah kota Surabaya. Dari upaya rehabilitasi nutrisi yang dilakukan oleh WFP di bawah PRRO 10069.1 yang salah satunya dilaksanakan di Surabaya, maka pertanyaan penelitiannya adalah Apa peran WFP dalam menangani masalah malnutrisi melalui upaya rehabilitasi nutrisi di Surabaya selama masa PRRO 10069.1 berlangsung? Dalam bagian operasionalisasi konsep, dipaparkan beberapa konsep yang mendukung penjelasan fenomena rehabilitasi nutrisi ini, yaitu terdiri dari konsep IGO (Inter-Government Organization), malnutrisi, dan rehabilitasi nutrisi. Sedangkan dalam kerangka pemikirannya, penulis menjelaskan fenomena rehabilitasi nutrisi yang dilakukan oleh WFP melalui perspektif pluralisme dan teori peran. Dengan pemaparan teori dan konsep tersebut, diharapkan bisa secara komprehensif dan tepat sasaran dalam menjelaskan peran WFP dalam menangani malnutrisi di Surabaya. Walaupun dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai hambatan seperti birokrasi pemerintah, kekurangan tenaga, penolakan, keengganan ibu, serta ketidak-konsistenan dan keterlambatan, namun secara garis besar rehabilitasi nutrisi dapat berjalan lancar karena adanya dukungan dan kerjasama dari NGO lokal dan dengan peran strategis yang dijalankan WFP sendiri. Penelitian ini berhasil menjawab pertanyaan penelitian bahwa WFP dalam upaya rehabilitasi nutrisinya memiliki peran utama sebagai pembantu, namun ketika implementasi di lapangan WFP hanya bertindak bertindak sebagai supervisor saja, sebab pelaksanaan rehabilitasi nutrisi diserahkan pada NGO lokal (SPeKTRA dan YAPSI). Bisa dikatakan bahwa faktor pendukung utama dalam suksesnya rehabilitasi nutrisi tersebut adalah kuatnya kerjasama dan koordinasi antar aktor yang terlibat dalam upaya rehabilitasi nutrisi tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Fis HI 15/09 Ahm i
Uncontrolled Keywords: INTERNATIONAL ORGANIZATIONS; MALNUTRITION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Ahnad, Razaq Manan, NIM. 070417367UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorB. L.S. Wahyu Wardhani, Dra., MA, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Jun 2009 12:00
Last Modified: 19 Aug 2016 08:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17165
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item