PROSES PERENCANAAN STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA SURABAYA DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE WONOREJO

Siti Rahmawati, 070610226 (2010) PROSES PERENCANAAN STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA SURABAYA DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE WONOREJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmawatis-15592-fisan4-k.pdf

Download (511kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
17219.compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pesatnya angka pertumbuhan pariwisata pada dekade terakhir ini turut membawa dampak terhadap perekonomian yaitu dengan meningkatnya devisa, sekaligus bisa mengurangi pengangguran dalam suatu negara. Pariwisata juga menyumbang kerusakan bagi alam karena pengembangan yang dilakukan secara sembarangan tanpa disertai perencanaan yang matang. Dengan adanya kerusakan alam yang ditimbulkan oleh pariwisata tersebut, sehingga merubah paradigma pariwisata menjadi back to nature atau disebut ekowisata. Ekowisata mangrove Wonorejo merupakan obyek wisata baru di Surabaya sekaligus sebagai pilot project pengembangan ekowisata di kawasan pantai timur Surabaya yang merupakan kawasan ruang terbuka hijau terluas se Indonesia untuk kawasan urban, yang pengembangannya digagas oleh BAPPEKO. Dalam perencanaan strategis diperlukan keterlibatan aktif stakeholder, namun dalam proses perencanaannya, interaksi antar stakeholder belum berjalan dengan baik. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses perencanaan strategis BAPPEKO dalam pengembangan ekowisata mangrove Wonorejo. Dan permasalahan yang kedua adalah bagaimana keterlibatan stakeholder dalam proses perencanaan strategis tersebut. Untuk menjawab permasalahan penelitian, digunakan motode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan narasumber secara individu dan kelompok. Selain itu, pengumpulan data juga menggunakan teknik observasi serta dokumentasi. Teknik penentuan informan, secara purposive yang selanjutnya berkembang dengan teknik snowball. Proses analisis data dilakukan dengan mengelompokkan serta mengkombinasikan data yang diperoleh, dan juga menetapkan serangkaian hubungan keterkaitan antara data tersebut. Sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi sumber data sehingga data yang disajikan merupakan data yang absah. Berdasarkan hasil temuan data di lapangan menunjukkan bahwa proses perencanaan strategis BAPPEKO dalam pengembangan ekowisata mangrove Wonorejo bersifat buttom up, melalui musrenbang kelurahan, gagasan awal berasal dari masyarakat. Para stakeholder mendukung gagasan tersebut sehingga dikembangkanlah menjadi sebuah perencanaan strategis skala kota. Musrenbang merupakan wadah diskusi publik yang efektif. Partisipasi stakeholder dalam proses perencanaan strategis pengembangan ekowisata cukup baik. Namun pola interaksi antar ketiga stakeholder belum berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.AN 45/10 Rah p
Uncontrolled Keywords: FORESTRY; STRATEGIC PLANNING
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT101-395 Urban groups. The city. Urban sociology > HT165.5-169.9 City planning
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsEmail
Siti Rahmawati, 070610226UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFalih Suaedi, Dr., Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 03 Mar 2011 12:00
Last Modified: 21 Jun 2017 15:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17219
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item