PERDAGANGAN BEBAS DAN PROTEKSIONISME DI WTO: STUDI KASUS KEBIJAKAN INDUSTRI BAJA DI AS (2000-2004)

Ramadika Kusuma Wardhana, 070517878 (2009) PERDAGANGAN BEBAS DAN PROTEKSIONISME DI WTO: STUDI KASUS KEBIJAKAN INDUSTRI BAJA DI AS (2000-2004). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-wardhanara-16248-fishi5-k.pdf

Download (565kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-wardhanara-13636-fishi5-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian dengan judul perdagangan bebas dan proteksionisme di WTO: studi kasus kebijakan industri baja di AS (2000-2004) membahas mengenai sikap AS yang menerapkan kebijakan tarif baja impor demi menyelamatkan industri baja dalam negerinya. Kebijakan ini masuk dalam kategori proteksionisme dan bertentangan dengan mekanisme GATT dan WTO yang mengatur masalah perdagangan bebas serta proteksionisme. Kebijakan tarif baja impor pada awalnya berlaku sampai tiga tahun yaitu dari tahun 2002-2005 namun kenyataan yang terjadi kebijakan tersebut hanya mampu bertahan selama satu tahun. Permasalahan dalam penelitian ekplanatif dengan analisis kualitatif adalah mengapa AS di bawah kepemimpinan Bush mudah untuk menerapkan kebijakan tarif baja impor pada tahun 2002 walaupun bertentangan dengan mekanisme WTO. Beberapa teori dan konsep digunakan untuk mencari tahu alasan dibalik sikap AS ini, seperti teori kebijakan luar negeri, policy influence system, organisasi internasional, keunggulan kooperatif, pendekatan sistem dan konsep kelompok kepentingan. Melalui analisis terhadap sebaran data dan fakta sejak kampanye Bush pada tahun 2000 sampai kampanye presiden 2004 ditemukan bukti bahwa alasan AS menerapkan kebijakan impor baja berkaitan dengan dua hal. Pertama, adanya lobi kuat dari para CEO, serikat kerja dan lembaga donor kepada jaringan-jaringan administrasi Bush untuk segera menggunakan section 201 sebagai dasar menentukan kebijakan tarif impor baja yang digunakan untuk menyelamatkan industri baja di AS dan kepentingan kemenangan pemilihan presiden 2000 dan 2004 pada daerah-daerah tertentu di AS. Kedua, adanya celah dari mekanisme aturan-aturan tentang proteksionisme yang terdapat pada GATT dan WTO yang dapat dimanfaatkan oleh AS walaupun pada akhirnya kebijakan tersebut dicabut sebelum masa berakhirnya karena adanya tekanan-tekanan asing. Dengan demikian, penelitian yang menggunakan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan datanya ini berhasil membuktikan hipotesis yang diajukan oleh peneliti. Kata

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS HI 59/10 War p
Uncontrolled Keywords: FREE TRADE; INTERNATIONAL TRADE
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Ramadika Kusuma Wardhana, 070517878UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI Basis Susilo, Drs., MAUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 15 Mar 2011 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 09:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17256
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item