KEBIJAKAN LUAR NEGERI NEAR ABROAD RUSIA DALAM COLLECTIVE SECURITY TREATY ORGANIZATION (CSTO) TAHUN 2000-2009

Chandra Nurhidayat, 070610183 (2010) KEBIJAKAN LUAR NEGERI NEAR ABROAD RUSIA DALAM COLLECTIVE SECURITY TREATY ORGANIZATION (CSTO) TAHUN 2000-2009. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-nurhidayat-16450-fishi8-k.pdf

Download (248kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-nurhidayat-13829-fishi8-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menjelaskan penyebab Rusia dalam melakukan perubahan kebijakan luar negeri terhadap kawasan CIS melalui CSTO sebagai organisasi pertahanan dan keamanan bersama dalam kurun waktu 2000-2009. Permasalahan dalam penelitian eksplanatif dengan analisis kualitatif ini adalah mengapa Rusia melakukan perubahan kebijakan luar negeri terkait pertahanan dan keamanan bersama terhadap kawasan CIS melalui CSTO. Permasalahan itu kemudian diteliti dengan sebuah rancangan penelitian yang memadukan negara bangsa sebagai unit analisis dan sistem regional sebagai unit eksplanasi dengan kerangka pemikiran teori offensive realism, pendekatan geopolitik, teori foreign policy change dan konsep instrumental multilateralism sehingga ditemukan hipotesis yang pada prinsipnya memuat penyebab Rusia melakukan perubahan kebijakan luar negeri. Melalui analisis terhadap sebaran data dan fakta sejak Rusia mengeluarkan kebijakan terhadap CIS melalui National Security Concept tahun 2000 sampai dibentuknya format baru CSTO yang dilabeli Collective Operational Reaction Force (CORF) yang mirip struktur NATO pada 2009, ditemukan bukti mengapa Rusia melakukan perubahan kebijakan luar negeri terhadap kawasan CIS. Rusia ingin memaksimalkan peranannya sebagai regional hegemon atas pertahanan dan keamanan negara-negara anggota CSTO yang ada dalam kawasan CIS. Kebijakan luar negeri Rusia ini menginginkan kekuasaan maupun akses dalam bidang militer melalui hubungan diplomasi secara multilateral antara negara-negara anggota dengan tujuan untuk mengikat kawasan CIS dalam satu kesatuan komunitas keamanan bersama (CSTO). Dengan demikian, penelitian yang menggunakan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan datanya ini berhasil membuktikan hipotesis yang diajukan oleh peneliti

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis HI 81/10 Nur k
Uncontrolled Keywords: Rusia, regional hegemon, keamanan, multilateralisme, CSTO
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ4835-5490 International organizations and associations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Chandra Nurhidayat, 070610183UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Sulistyo, MSUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 16 Mar 2011 12:00
Last Modified: 15 Sep 2016 06:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17278
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item