TRADISI MALAM 1 SYURO DI SENDANG TIRTO KAMANDANU DESA MENANG KECAMATAN PAGU KABUPATEN KEDIRI PROPINSI JAWA TIMUR

Windy Tri Yuana, 079915935 (2006) TRADISI MALAM 1 SYURO DI SENDANG TIRTO KAMANDANU DESA MENANG KECAMATAN PAGU KABUPATEN KEDIRI PROPINSI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-yuanawindy-1539-fisant-t.pdf

Download (297kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
17355.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penulis dalam mengkaji permasalahan tentang kegiatan Tradisi Malam 1 Syuro yang dilaksanakan Di Sendang Tirto Kamandanu Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri Propinsi Jawa Timur. Dilatar belakangi dua tahun yang lalu ketika penulis sedang jalan-jalan menikmati keramaian Malam 1 Syuro. Disepanjang jalan menuju pusat keramaian Malam 1 Syuro penuh dengan iring¬iringan massa, dikiri-kanan jalan dipenuhi banyak pedagang dadakan yang menggelar dagangannya, terdapat tontonan wayang kulit di depan kantor balai desa, dan juga ada hiburan dermolen (komedi putar) di lapangan sebelah kantor balai desa. Sepintas, keramaian Malam 1 Syuro ini tidak berbeda jauh dengan pasar malam, ataupun malam hiburan menjelang hari raya Idul Fitri. Namun, ketika penulis menuju ke Pamuksan, terlihat pula orang-orang dengan pakaian khas Jawa sedang antri menuju ke dalam Pamuksan. Dari sini penulis tertarik tentang apa itu Tradisi Malam 1 Syuro yang dilaksanakan setiap tahun dan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi pengunjung dan peziarah untuk datang pada malam 1 syuro Di Sendang Tirto Kamandanu. Dengan tipe penelitian deskriptif dan analisis kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penggunaan bahan dokumen yang berkenaan dengan topik permasalahan (Tradisi Malam 1 Syuro). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pelaksana an kegiatan Tradisi Malam 1 Syuro ini tidak lepas dari peranan Sang Prabu Sri Adji Jayabaya sebagai salah satu raja ternama didaratan tanah Jawa, yang terkenal dengan ramalannya yaitu Kitab Jangka Jayabaya. Inti dari pelaksanaan kegiatan Malam 1 Syuro adalah bersemedi. Di Sendang Tirto Kamandanu beserta mengucapkan doa yang menjadi keinginannya. Pelaksanaan kegiatan Tradisi Malam 1 Syuro yang dikunjungi oleh peziarah, pengunjung dari berbagai macam daerah ini sedikit banyak telah menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi Desa Menang, baik itu dampak positif maupun dampak negatifnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.Ant.12/06 Yua t
Uncontrolled Keywords: TRADITION (PHILOSOPHY); MULTICULTURALISM
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN451-477.7 Intellectual life Including communication, recreation, philosophy, religion, knowledge, etc.
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
Windy Tri Yuana, 079915935UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Adi Prasetyo, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 31 Jul 2006 12:00
Last Modified: 21 Jun 2017 17:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17355
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item