BURUH OUTSOURCING : STUDI DESKRIPTIF TENTANG PROSES REKRUTMEN DAN EKSPOITASI PADA BURUH OUTSOURCING PT MASPION SIDOARJO

ERNAWATI, 070216710 (2006) BURUH OUTSOURCING : STUDI DESKRIPTIF TENTANG PROSES REKRUTMEN DAN EKSPOITASI PADA BURUH OUTSOURCING PT MASPION SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
61.4.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
17368.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul "Buruh Outsourcing (Studi Deskriptif Tentang Proses Rekrutmen Dan Eksploitasi Pada Buruh Outsourcing PT Maspion Sidoarjo)". Penelitian mengenai buruh outsourcing ini dilakukan untuk mengetahui gambaran proses rekrutmen dan bentuk eksploitasi yang terjadi pada buruh outsourcing. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori sumber daya manusia, teori hubungan industrial, dan teori eksploitasi. Penelitian ini dilakukan pada 100 orang buruh outsourcing yang tinggal di kawasan tertentu dan bekerja di PT Maspion Sidoarjo yang ditentukan secara snowball sampling. Penelitian ini bertipe deskriptif yang dianalisis secara kuantitatif. Data diperoleh dengan cara interview berstruktur yang dilakukan dengan menggunakan seperangkat kuesioner, serta memanfaatkan data berupa dokumen-dokumen yang ada pada media massa. Hasil penelitian ini antara lain, pertama, para pelamar bergabung dengan perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh dengan cara mendaftar sendiri, melalui buruh tetap, dan melalui calo. Pelamar yang mendaftar melalui calo dikenakan pungutan sebagai imbalan jasa karena calo telah mendaftarkannya pada perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh, sementara yang mendaftar sendiri hanya dikenai biaya pendaftaran. Para pelamar memperoleh informasi pendaftaran dari Disnaker, calo, selebaran atau pengumuman yang ditempel di pabrik, serta teman/saudara/tetangga yang sudah bergabung pada perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. Kedua, buruh outsourcing dipekerjakan dengan sistem harian lepas sehingga buruh tidak mendapatkan cuti. Upah yang diterima relatif rendah karena mengalami pemotongan oleh pihak perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. Jam kerja diterapkan secara ketat. Perintah lembur harus dipatuhi karena akan ada sanksi jika menolak untuk lembur. Tunjangan dan jaminan sosial yang diperoleh buruh outsourcing juga sangat minim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S.39/06 Ern b
Uncontrolled Keywords: PERSONNEL MANAGEMENT; OFFSHARE ASSEMBLY INDUSTRY
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD5701-6000.9 Labor market. Labor supply. Labor demand
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
ERNAWATI, 070216710UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSutinah, Dra., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 30 Nov 2006 12:00
Last Modified: 21 Jun 2017 19:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17368
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item