PERAN EUROPEAN FEDERATION OF GREEN PARTIES (EFGP) DALAM KEBIJAKAN LINGKUNGAN UNI EROPA (2004-2006)

EVRY LIESTANTI, 079815749 (2007) PERAN EUROPEAN FEDERATION OF GREEN PARTIES (EFGP) DALAM KEBIJAKAN LINGKUNGAN UNI EROPA (2004-2006). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-liestantie-4958-fishi1-t.pdf

Download (328kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
17405.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lingkungan mengalami krisis. Atmosfer, lautan, dan tanah diserbu oleh beragam masalah yang berasal dari aktivitas manusia. Sementara efek akhirnya masih tetap tidak pasti. Masalah yang merentang dari skala global, seperti pemanasan sebagai efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon, skala regional seperti hujan asam dan desertifikasi, skala nasional seperti penebangan hutan, bahkan hingga skala lokal seperti polusi daerah perkotaan dan kontaminasi sumber air bersih. Sebab dan efek yang meliputi bersifat kompleks dan berjalan dalam dua arah: dari lokal ke global dan dari global ke lokal. Krisis lingkungan mencakup suatu lingkup yang sangat besar dan luas. Polusi makin bertumbuh, pengetahuan saintifik makin berkembang, kesadaran masyarakat meningkat. Posisi dari para aktor, meliputi pemerintah negara-negara industri dan aktor nonnegara (NGO), berubah dengan cepat. European Federation of Green Parties (EFGP) merupakan salah satu aktor yang secara aktif berusaha mengangkat masalah lingkungan khususnya dalam level Eropa dan mengupayakan tindakan untuk mengatasi permasalahan ini. Tingginya kepercayaan masyarakat Eropa atas EFGP ditunjukkan keberhasilannya masuk Parlemen Eropa. Perubahan EFGP menjadi partai sejati dengan nama European Greens ternyata semakin memantapkan kedudukannya dalam Parlemen. Padahal perubahan tersebut hanya berjarak beberapa bulan dari pemilu Eropa 2004. Pada akhirnya hal ini memunculkan permasalahan bagaimana peran EFGP dalam pembuatan kebijakan lingkungan Parlemen Eropa (2004-2006)? Untuk membahas permasalahan ini digunakan tingkat analisis berupa kelompok individu dan negara bangsa, model pluralisme dan teori integrasi. Secara metodologis penelitian ini menggunakan tipe eksplanatif dan teknik analisis data secara terbatas dengan metode kualitatif. Setelah melalui pembahasan maka diperoleh beberapa temuan. Peranan EFGP dalam pembuatan kebijakan dalam Parlemen Eropa dipengaruhi oleh kemampuannya mengangkat permasalahan lingkungan menjadi perdebatan publik. Hal ini dilakukan melalui aktivitas luar (outsider activities) melalui kampanye dan aktivitas langsung yang dilakukan melalui saluran pembuatan kebijakan resmi. Efektif tidaknya peran EFGP ditentukan oleh tindakan EFGP, bidang aktivitas EFGP dan negara tempat menjalankan aktivitas transnasional mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis HI.14/07 Lie p
Uncontrolled Keywords: INTERNATIONAL RELATION
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
EVRY LIESTANTI, 079815749UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAjar Triharso, Drs., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 19 Jun 2007 12:00
Last Modified: 02 Jul 2017 16:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17405
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item