FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PM ARIEL SHARON TETAP MELAKSANAKAN KEBIJAKAN DISENGAGEMENT PLAN

AGUS TAUFIKA MARIOSA, 079915956 (2007) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PM ARIEL SHARON TETAP MELAKSANAKAN KEBIJAKAN DISENGAGEMENT PLAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ASBTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-mariosaagu-4960-fishi1-t.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
17407.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dengan melihat kondisi dalam negeri Israel serta banyaknya hambatan dan pihak yang menentang Disengagement Plan (DP), penelitian ini membahas mengenai faktor-faktor apa sajakah yang mendorong PM Sharon tetap melanjutkan DP yang berupa penarikan mundur pasukan militer, pengosongan fasilitas umum dan militer, serta pengevakuasian pemukiman Yahudi dari Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat (utara Samaria). Guna lebih memudahkan pemahaman mengenai tindakan PM Sharon mengeluarkan kebijakan sepihaknya yang berupa DP, peneliti melihat fenomena tersebut dengan menggunakan pendekatan mikro dimana pendekatan tersebut berasumsi bahwa pengetahuan politik adalah pengetahuan manusia dan studi politik adalah kebutuhan, kehendak, citra, nilai, dan keyakinan manusia. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori persepsi dan decision making theory sebagai landasan dasar guna memudahkan menganalisa dan menggambarkan fenomena serta permasalahan yang ada. Teori pembuatan keputusan mengarahkan perhatian tidak sekedar pada negara atau pemerintah atau bahkan institusi eksekutif yang ada, namun memfokuskan perhatiannya pada perilaku spesifik dari para pembuat keputusan yang secara aktual membentuk kebijakan pemerintah. Dimana PM Sharon merupakan aktor kunci dari rencana dan keberhasilan kebijakan penarikan mundur dari Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat, yang berdasar pada pengalaman pribadi, kemampuan personal, dan persepsinya dalam sebuah proses kebijakan politik luar negeri Israel. Dan Kabinet, Parlemen, partai politik, kelompok kepentingan, media, serta peran dari para elit politik yang mempengaruhi, merumuskan, dan melaksanakan kebijakan berupa Disengagement Plan. Serta bagaimana mereka mendefinisikan dan menerjemahkan situasi internasional, yaitu mencakup persepsi, choice, dan ekspektasi (expectation). Persepsi didefinisikan sebagai cara pandang seseorang dalam melihat lingkungan (dunia) di sekitarnya baik internal maupun eksternal. Konsep Strategi digunakan untuk menjelaskan dan memberikan gambaran yang jelas terhadap sikap dan perilaku dari PM Ariel Sharon dalam mengatasi permasalahan yang ada, yang berdasar pada kemampuan personal dan hasil pengamatannya serta langkah-langkah yang diambil PM Ariel Sharon guna tetap menjalankan kebijakan disengagement plan. Pada kesimpulannya faktor-faktor yang mempengaruhi PM Ariel Sharon tetap melanjutkan kebijakan sepihak DP antara lain faktor individu dari PM Sharon sebagai seseorang yang berwatakkan keras, unik, keras kepala, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya sebagai seorang pemimpin sehingga beliau dapat mengatasi ancaman dan tekanan dari para penentang DP. Faktor persepsi, merupakan faktor yang sangat mendukung DP tetap eksis, melalui pengamatan PM Sharon terhadap kemungkinan¬-kemungkinan, peluang, dan kesempatan yang ada guna tetap menerapkan DP memungkinkan beliau mendapatkan dukungan dari para elit. Terakhir adalah faktor peranan elit politik Israel dimana Shaul Mofaz sebagai eksekutor dari DP, Silvan Shalom sebagai negosiator guna pernomalisasian hubungan Israel-Aran dan Israel-Eropa setelah DP berjalan, dan Ehud Olmert sebagai pencetus ide dari kebijakan sepihak penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis HI.16/07 Mar f
Uncontrolled Keywords: ISRAEL � POLITICS AND GOVERNMENT; POLITICAL PARTICIPATION; CONFLICT MANAGEMENT
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H61-97 Policy sciences
H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc > HS1-3371 Societies: secret, benevolent, etc. > HS1501-2460.7 Other societies. By classes > HS2301-2460.7 Political and "patriotic" societies
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
AGUS TAUFIKA MARIOSA, 079915956UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI Gede Wahyu Wicaksono, S.IP., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 19 Jun 2007 12:00
Last Modified: 02 Jul 2017 16:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17407
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item