STRATEGI LSM LINGKUNGAN DALAM PENYELAMATAN HUTAN MANGROVE DI SURABAYA

MUHAMMAD THOMI AL HALIM, 071013046 (2014) STRATEGI LSM LINGKUNGAN DALAM PENYELAMATAN HUTAN MANGROVE DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULL TEXT)
Binder1halimmuham.pdf
Restricted to Registered users only

Download (781kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-halimmuham-37990-6.-abstr-k.pdf

Download (193kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

mengkhawatirkan. Kawasan mangrove memiliki nilai strategis bagi masyarakat, pemerintahan dan pebisnis, karenanya seringkali eksploitasi dilakukan terhadap kawasan mangrove. Hal ini membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan di Surabaya terpanggil untuk memperjuangkan isu mangrove. Setiap LSM Lingkungan memiliki strategi yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik profil yang mereka miliki. Namun, perkembangan LSM lingkungan di Surabaya ini tidak diimbangi dengan peningkatan secara kuantitas dan kualitas kawasan mangrove di Surabaya, bahkan kawasan mangrove di Surabaya cenderung semakin menurun. Penelitan ini adalah penelitan deskriptif kualitatif. Peneliti mencoba untuk mendiskripsikan profil serta strategi yang dipilih pada masing-masing LSM Lingkungan di Surabaya untuk memperjuangkan mangrove di surabaya. Dalam Hal ini peneliti akan mendeksripsikan LSM Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL), LSM Nol Sampah dan LSM Tunas Hijau, karena ketiga LSM tersebut yang memiliki fokus perhatian terhadap isu penyelamatan hutan mangrove di surabaya. Hasil yang didapatkan dari Penelitian ini adalah. LSM KJPL dalam rangka memperjuangkan isu mangrove menggunakan strategi media, LSM Nol Sampah menggunakan strategi negosiasi dan terakhir LSM Tunas Hijau menggunakan strategi Kepemimpinan Lingkungan. Dari Ketiga LSM diatas, LSM KJPL dan LSM Nol Sampah lebih berani untuk memposisikan diri sebagai Organisasi Anti-Pemerintahan, namun sebaliknya LSM Tunas Hijau lebih bersifat kooperatif dengan pemerintahan. secara umum, hambatan yang dialami dari Ketiga LSM tersebut adalah Sumber Daya Manusia dan Dana. Translation: Mangrove area in Surabaya today has reached an alarming state. Mangrove areas have strategic value to the community, government and business, hence the exploitation is often carried out on mangrove areas. This makes Environment Non-Governmental Organization (NGO) in Surabaya called to fight for mangroves. Each of Environmental NGOs has different strategies according to the characteristics of their profiles. However, the development of environmental NGOs in Surabaya is not offset by an increase in the quantity and quality of mangrove areas in Surabaya, Surabaya mangrove areas even tends to decrease. This research is descriptive qualitative research. Researchers try to describe the profile as well as the strategies chosen for each environmental NGO in Surabaya that concern with mangrove issue in Surabaya. Researcher will try to describe Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL), Nol Sampah and Tunas Hijau, because the three NGOs that have focused attention on the issue of mangrove. Results obtained from this study are KJPL NGOs in order to fight for mangroves using media strategies, Nol Sampah NGOs using negotiation strategies and Tunas Hijau NGOs use Environmental Leadership strategies. From the above three NGOs, KJPL and Nol Sampah NGOs bolder to position themselves as Anti-Government Organizations, but instead Tunas Hijau NGOs are more cooperative with the government. In general, the barriers experienced of the three NGOs are Human Resources and Funds.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis P 55/14 Hal s
Uncontrolled Keywords: ENVIRONMENTAL PROTECTION
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ4835-5490 International organizations and associations > JZ4841-4848 Political non governmental organizations. NGOs
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD878-894 Special types of environment. Including soil pollution, air pollution, noise pollution
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD THOMI AL HALIM, 071013046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAribowo, Drs.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 22 Dec 2014 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 01:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17522
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item