UPAYA PEREMPUAN AKTIVIS BURUH DALAM MEMERJUANGKAN HAK-HAK NORMATIF BURUH PEREMPUAN DI PERUSAHAAN DALAM NEGERI KABUPATEN MOJOKERTO

Yusfia Anggreini Haq, 071113013 (2015) UPAYA PEREMPUAN AKTIVIS BURUH DALAM MEMERJUANGKAN HAK-HAK NORMATIF BURUH PEREMPUAN DI PERUSAHAAN DALAM NEGERI KABUPATEN MOJOKERTO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULL TEXT)
Binder1haqyusfiaa.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-haqyusfiaa-36046-8.abstr-k.pdf

Download (89kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan industri di Kabupaten Mojokerto mengakibatkan meningkatnya jumlah buruh perempuan di tiap tahunnya. Namun, di lingkungan perusahaan masih marak terjadi pelanggaran hak-hak normatif buruh perempuan. Terbelenggunya buruhburuh perempuan di Kabupaten Mojokerto belum menjadi agenda utama dalam pelaksanaan kebijakan di dalam perusahaan. Maka dari itu diperlukannya beberapa upaya untuk penyadaran gender tehadap buruh perempuan, pengusaha, dan pemerintah. Tentunya upaya-upaya ini akan dilakukan oleh sosok perempuan aktivis buruh yang telah memiliki posisi strategis baik itu di LSM dan serikat buruh. Sejauh mana perempuan aktivis buruh ini berupaya untuk mengangkat isu-isu ketertindasan buruh perempuan di lingkungan perusahaan untuk melakukan pembebasan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksploratif. Pendekatan kualitatifekploratif digunakan karena metode ini berfungsi untuk mengeksplorasi dan menganalisis penyebab kondisi buruh perempuan di Kabupaten Mojokerto yang menimbulkan pelanggaran-pelanggaran hak normatif buruh perempuan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Feminisme Sosialis. Feminisme Sosialis menjelaskan bahwa penyebab utama atas terbelenggunya perempuan dalam ketertindasan adalah keterkaitan kapitalisme dan patriarki sehingga untuk meniadakan ketertindasan ini harus dilakukan penyadaran gender untuk pembebasan perempuan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kurangnya kesadaran gender baik di buruh perempuan, pengusaha dan pemerintah menjadikannya harus menghadapi suatu bentuk perbudakan yang menjadikan dirinya mengalami keterasingan dari fungsi reproduksi dan produksi mereka. Hal ini dikarenakan kapitalisme mampu merasuki peraturanperaturan di perusahaan yang juga menganut struktur patriarki. Upaya pembebasan buruh perempuan terhadap kondisi tersebut dapat dilakukan oleh perempuan aktivis buruh yang memiliki posisi strategis dalam lingkungan buruh untuk mendesak perusahaan maupun pemerintah sebagai bentuk protes. Upaya yang dapat mereka lakukan ini dilakukan di dua lingkup obyek yang dituju yaitu internal dan eksternal. Sehingga, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan rekomendasi untuk peneliti lain yang tertarik pada masalah buruh dan koreksi terhadap pelaksanaan kebijakan berkaitan buruh perempuan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis P. 02/15 Haq u
Uncontrolled Keywords: WOMENS; EMPLOYEE RIGHT
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ1101-2030.7 Women. Feminism
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1442-1448 Women
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3440-3460 Civil service. Government officials and employees
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Yusfia Anggreini Haq, 071113013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDwi Windyastuti Budi Hendrarti, Dr.,Dra.,M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 02 Mar 2015 12:00
Last Modified: 03 Oct 2016 02:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17569
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item