ANALISIS PERAN MASYARAKAT SIPIL TERHADAP EFEKTIVITAS DAN PERKEMBANGAN KERJASAMA SISTER CITY:SSSCA (SEATTLE - SURABAYA SISTER CITY ASSOCIATION) DALAM LIMA PERIODE IMPLEMENTASI KERJASAMA

MUTIA ZAKIA SALMA, 071012098 (2015) ANALISIS PERAN MASYARAKAT SIPIL TERHADAP EFEKTIVITAS DAN PERKEMBANGAN KERJASAMA SISTER CITY:SSSCA (SEATTLE - SURABAYA SISTER CITY ASSOCIATION) DALAM LIMA PERIODE IMPLEMENTASI KERJASAMA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULL TEXT)
Binder1salmamutia.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-salmamutia-36179-8.abstr-k.pdf

Download (404kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kerjasama sister city memang bukan merupakan hal baru lagi dalam hubungan internasional kontemporer. Hal ini semakin digemakan oleh berkembangnya sistem demokrasi yang termasuk di dalamnya terdapat upaya untuk men-desentralisasikan power mutlak negara kepada entitas-entitas substate-nya atau bahkan nonstate. Namun seiring berjalannya waktu, pemerintah kota tidak hanya menjadi satu-satunya aktor yang mengatur segala urusan kerjasama ini. Muncul pula aktor lain dalam jajaran kontributor kerjasama sister city yang turut memberikan peran bagi berbagai kegaitan implementasi dan sumbangsih terhadap perkembangan selain keberadaan dari pemerintah kota itu sendiri, mereka adalah masyarakat sipil. Hal ini senada dengan prinsip people-to-people diplomacy yang memang dicita-citakan model kerjasama ini pada awal inisiasinya. Bagi kerjasama sister city di Indonesia, umumnya keberadaan masyarakat sipil belum terangkul sepenuhnya. Di sisi lain, terdapat asosiasi masyarakat sipil yang turut berkontribusi dalam hubungan sister city Surabaya dengan Seattle, yakni Seattle – Surabaya Sister city Association (SSSCA). Penelitian ini kan mengkaji mengenai apakah keberapdaan asosiasi masyarakat sipil seperti ini berimplikasi positif terhadap kerjasama sister city di Indonesia. Dalam penelitian ini indikator implikasi positif yang digunakan adalah mengenai efektifitas dan perkembangan yang mengacu pada ketentuan-ketentuan dalam MoU. Untuk menganalisis hal tersebut, dilakukan klasifikasi berdasarkan periode kerjasama, yakni tiap 5 tahun perpanjangan kerjasama. Terdapat 5 periode, yakni periode pertama pada 1992 -1997, periode kedua pada 1998 – 2002, periode ketiga pada 2003 – 2007, periode keempat pada 2008 – 2012, dan yang terakhir paska 2012 hingga 2014 yang dibatasi sampai bulan Agustus. Pada tiap periode dianalisis bagaimana keterlibatan peran SSSCA dalam implementasi kerjasama sister city dan bagaimana kaitannya dengan efektifitas dan perkembangan kerjasama yang telah disebutkan sebelumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis HI. 04/15 Sal a
Uncontrolled Keywords: SISTER CITIES
Subjects: J Political Science > JZ International relations
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
MUTIA ZAKIA SALMA, 071012098UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAjar Triharso, Drs.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 05 Mar 2015 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 01:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17607
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item