KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PADA KOMUNITAS GOODREADS INDONESIA REGIONAL SURABAYA

RIRIN ERNIASARI, 071116062 (2015) KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PADA KOMUNITAS GOODREADS INDONESIA REGIONAL SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-erniasarir-38266-7.abstr-k.pdf

Download (241kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
17713.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan kemampuan literasi informasi pada komunitas literasi GoodReads Indonesia Regional Surabaya. Untuk mendapatkan hasil yang lebih luas peneliti juga menggambarkan kemampuan berpikir para anggota dengan menggunakan teori Bloom’s Digital Taxonomy dari Andrew Churches. Hal ini untuk menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman yang ada seperti melimpahnya produksi informasi sehingga memerlukan kemampuan khusus untuk bisa memenuhi kebutuhan informasi secara bijak. Selain itu, kemunculan dari berbagai komunitas baik online maupun offline menjadi tantangan baru dalam rangka memberikan layanan informasi kepada user dengan lebih berbasis pengguna. Karena pada praktiknya, komunitas lebih memiliki kegiatan yang beragam khususnya terkait pengembangan kemampuan literasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggambarkan kemampuan literasi informasi dengan mengacu pada teori (Bundy,2004) dan kemampuan berpikir dengan mengacu pada teori Bloom’s Digital Taxonomy oleh (Churches,2009) pada komunitas literasi GoodReads Indonesia (GRI) Regional Surabaya. Dari temuan yang dihasilkan berdasarkan 10 kriteria kemampuan literasi informasi yang ada, maka anggota komunitas GRI Regional Surabaya tergolong memiliki kemampuan literasi yang baik. Hal ini sebagaimana data yang didapat menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 8 kriteria dengan kategori baik sebagai hasil mayoritas pada responden. Dan juga 1 kriteria dengan kategori sangat baik dari mayoritas responden. Meskipun 1 kriteria lainnya termasuk pada kategori cukup baik. Adapun temuan data terkait kemampuan berpikir pada komunitas ini menunjukkan bahwa 6 tingkatan proses yang ada termasuk pada kategori baik semua. Adapun tingkatan kemampuan dengan kategori baik terbanyak pada mayoritas respoden terdapat pada tingkatan applying dan analysing. Sedangkan tingkatan kemampuan dengan kategori baik paling sedikit pada mayoritas responden terdapat pada tingkat creating. Kemampuan literasi yang dimiliki oleh anggota komunitas GRI Regional Surabaya telah cukup berpengaruh pada kemandirian belajarnya, hal ini sebagaimana pendapat dari (Bundy, 2004) bahwa kemampuan literasi merupakan bagian dari kemandirian belajar yang juga bisa menentukan kemampuannya dalam melakukan pembelajaran seumur hidup. Selain itu, dapat disimpulkan pula bahwa terdapat keterkaitan antara kemampuan literasi informasi dan kemampuan berpikir para anggota komunitas GRI Regional Surabaya. Hal ini terlihat dari beberapa indikator dari kedua kemampuan tersebut yang menunjukkan adanya keterkaitan satu sama lain sebagaimana hasil penelitian sebelumnya oleh (Keene, 2010)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis IIP. 59/15 Ern k
Uncontrolled Keywords: LITERACY; COMMUNITY
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
RIRIN ERNIASARI, 071116062UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Gunarti, Drs.,M.I.KomUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 10 Sep 2015 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 00:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17713
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item