ABORSI (Studi Deskriptif Tentang Proses Pengambilan Keputusan Aborsi Ilegal yang Dilakukan oleh Remaja Putri di Kota Surabaya)

Andrie Hertanti, 070914051 (2013) ABORSI (Studi Deskriptif Tentang Proses Pengambilan Keputusan Aborsi Ilegal yang Dilakukan oleh Remaja Putri di Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-hertantian-31327-6.-abstr-k.pdf

Download (169kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (979kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul Aborsi (Studi Deskriptif Tentang Proses Pengambilan Keputusan Aborsi Ilegal yang Dilakukan oleh Remaja Putri di Kota Surabaya) bertujuan untuk mengetahui apa alasan remaja putri melakukan aborsi, bagaimana proses yang ditempuh oleh remaja putri hingga akhirnya memilih untuk mengaborsi janin yang dikandungnya, mulai dari perasaan keragu-raguan sampai akhirnya melakukan aborsi, juga mengenai berbagai macam resiko yang diperoleh setelah melakukan aborsi. Peneliti menganggap penting karena proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pasangan remaja tentu berbeda dengan proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pasangan suami-istri. Penelitian ini dilakukan di Surabaya dan menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan lima orang remaja putri sebagai subyek, ditambah dengan lima orang informan pendukung dari masing-masing subyek. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial dari Max Weber dan teori interaksionisme simbolik dari Blumer untuk menganalisis hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja memiliki alasan yang rasional untuk melakukan proses aborsi tersebut, juga bahwa aborsi dipandang sebagai jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah pada saat itu. Selain adanya resiko fisik dan ekonomi, ada juga resiko sosial. Namun ternyata para remaja tidak merasakan resiko sosial tersebut, karena lingkungannya mendukung untuk melakukan aborsi tersebut. Kurangnya kontrol orang tua dan lingkungan pergaulan remaja perkotaan menjadi pemicu banyaknya aborsi ilegal yang terjadi. Hal tersebut didukung pula dengan karakteristik masyarakat perkotaan yang individualis dan tidak mau ikut campur dalam urusan orang lain, sehingga remaja yang melakukan aborsi merasa hal tersebut adalah permasalahan masing-masing individu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S. 42 / 13 Her a
Uncontrolled Keywords: ABORTION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA418-418.5 Medicine and society. Social medicine. Medical sociology
R Medicine > RC Internal medicine > RC554-569.5 Personality disorders. Behavior problems Including sexual problems, drug abuse,suicide, child abuse
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Andrie Hertanti, 070914051UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDrs. Septi Ariadi, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 18 Oct 2013 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 18:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17841
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item