PENGASUHAN ANAK DI BABY SCHOOL (STUDI DESKRIPTIF PENGASUHAN ANAK UMUR 6-12 BULAN DI BABY SCHOOL BABY SMILE SURABAYA)

Katarina Adisti Sekarsari, 070914058 (2013) PENGASUHAN ANAK DI BABY SCHOOL (STUDI DESKRIPTIF PENGASUHAN ANAK UMUR 6-12 BULAN DI BABY SCHOOL BABY SMILE SURABAYA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-sekarsarik-31325-7.-abstr-k.pdf

Download (297kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengasuhan Anak Di Baby School (Studi Deskriptif Pengasuhan Anak Umur 6-12 Bulan Di Baby School Baby Smile Surabaya), yang mana secara khusus mengkaji tentang pola pengasuhan anak ketika di rumah dan ketika di baby school. Selain itu juga mengaji tentang alasan orangtua memasukkan anaknya ke baby school. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari, pertama tipe penelitian yang mana menggunakan penelitian yang bersifat deskriptif. Kedua, setting penelitian ini dilakukan di Baby School Baby Smile Kertajaya Surabaya. Keempat, dalam menjelaskan pola pengasuhan anak di rumah maupun di baby school serta alasan orangtua memasukkan anaknya ke baby school, dilakukan wawancara mendalam terhadap orangtua khususnya ibu yang menunggui dan ikut masuk ke kelas saat proses belajar mengajar si anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi keluarga, dan teori pendidikan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada awalnya pengasuhan anak dilakukan oleh orangtua si anak itu sendiri yaitu dengan ayah dan ibu. Selain diasuh oleh orangtua sendiri, si anak juga dapat dirawat oleh keluarga terdekatnya seperti kakek, nenek, tante atau keluarga terdekat lainnya. Namun seiring dengan perkembangan, orangtua mulai memakai jasa baby sitter untuk membantu mereka dalam mengasuh dan mengurus si anak. Namun meskipun orangtua memakai jasa baby sitter, peran baby sitter bukanlah sebagai peran utama namun hanya sebagai peran pembantu. Jika orangtua si anak tersebut sedang sibuk atau sedang tidak berada di rumah maka baby sitter itulah yang mengurus anak tersebut. seperti memandikan, menyuapi, menemani bermain, dan menidurkan. Sedangkan peran orangtua selain memandikan hingga menidurkan juga mengajarkan anak berdiri, berjalan, berbicara, dan sebagainya. Seiring dengan perkembangan jaman yang modern dalam bidang pendidikan, maka informan pun menginginkan pendidikan sedini mungkin bagi anaknya. Selain itu adapula alasan mengapa informan memasukkan anaknya ke baby school karena mereka tidak mempercayakan pengasuhan sepenuhnya kepada baby sitter. Alasan lainnya adalah orangtua menginginkan anaknya belajar bersosialisasi dengan teman-teman seumurannya agar perkembangan si anak dapat lebih pesat. Dari penelitian, orangtua yang memasukkan anaknya ke baby school adalah mereka dari kalangan menengah hingga menengah ke atas dikarenakan biaya pendidikannya yang mahal. Namun berdasarkan penelitian, informan mendapatkan manfaat positif yang banyak semenjak anaknya masuk ke baby school dikarenakan kurikulum yang diterapkan di Baby Smile lebih mengedepankan kegiatan belajar sambil bermain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis. S. 44 / 13 Sek p
Uncontrolled Keywords: CHILD DEVELOPMENT; PARENTING
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Katarina Adisti Sekarsari, 070914058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorKarnaji, S.Sos., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 18 Oct 2013 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 18:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17843
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item