PEDAGANG MUSLIM DI DALAM OKALISASI WANITA TUNA SUSILA (Studi Pada Pedagang Muslim di dalam Lokalisasi Jarak, Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kotamadya Surabaya)

Marina Twin Oktavianti, 070914054 (2013) PEDAGANG MUSLIM DI DALAM OKALISASI WANITA TUNA SUSILA (Studi Pada Pedagang Muslim di dalam Lokalisasi Jarak, Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kotamadya Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-oktavianti-31324-7.-abstr-k.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
24.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keberadaan lokalisasi WTS yang selama ini dirasa hanya memberikan dampak buruk untuk moral bangsa ternyata memberikan dampak positif bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Hal ini tidak hanya dirasakan oleh aktor yang berperan aktif saja layaknya WTS, mucikari maupun penikmatnya, namun juga dirasakan oleh para pedagang yang menyediakan barang/ jasa yang dibutuhkan oleh aktor-aktor di dalam lokalisasi WTS. Dalam hal ini jika pedagang, terutama pedagang muslim dihadapkan dengan situasi dimana mereka bekerja ditempat pelegalan bisnis haram, memunculkan beberapa pertanyaan mengenai bagaimana keberagamaan pedagang muslim di lingkungan lokalisasi WTS dan juga bagaimana pedagang muslim memaknai pekerjaannya yang berada di lingkungan lokalisasi WTS. Dalam penelitian ini digunakan teori konstruksi sosial dan konsep Religion Commitment, yang dijelaskan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian berlokasi di lokalisasi Jarak Surabaya. Teknik penentuan informan yaitu dengan menggunakan metode purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara dan juga penggunaan dokumen seperti buku bacaan/ data resmi lokasi penelitian yang dianalisis menggunakan teknik transkrip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagamaan pedagang muslim di lokalisasi WTS Jarak Surabaya dapat dibedakan menjadi dua yaitu pedagang muslim yang taat dan pedagang muslim yang tidak taat. Dimana pedagang muslim yang taat memaknai pekerjaannya sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup namun tetap tidak menjual barang-barang yang diharamkan dan juga dibentengi diri dengan ritual agama yang baik, sedangkan pedagang muslim yang tidak taat memaknai pekerjaannya sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup namun tetap tidak menjual barang-barang yang diharamkan tetapi sayangnya kurang dibentengi diri dengan ritual agama yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis. S. 45 / 13 Okt p
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD8039 By industry or trade
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Marina Twin Oktavianti, 070914054UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDrs. Herwanto, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 18 Oct 2013 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 18:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17844
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item