DINAMIKA DAN FAKTOR PENDORONG KEBERLANJUTAN KONFLIK ANTARA MASYARAKAT TUAREG DENGAN PEMERINTAHAN MALI (1962-2012)

Gabriela Natalia Primi Bagas Gati, 071012060 (2014) DINAMIKA DAN FAKTOR PENDORONG KEBERLANJUTAN KONFLIK ANTARA MASYARAKAT TUAREG DENGAN PEMERINTAHAN MALI (1962-2012). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-gatigabrie-34183-11.abst-k.pdf

Download (656kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan dinamika keberlanjutan konflik yang terjadi antara masyarakat Tuareg dengan pemerintahan Mali dan menunjukkan faktor-faktor pendorong keberlanjutan konflik. Latar belakang tulisan ini berawal dari adanya konflik berkelanjutan sejak tahun 1962 hingga 2012, yang terbagi dalam empat periode konflik kekerasan antara masyarakat Tuareg dan pemerintahan Mali, yaitu tahun 1962-1964, 1990-1996, 2006-2008 dan 2010-2012. Upaya-upaya pemerintah Mali dan pihak eksternal dalam resolusi konflik (Perjanjian Tamanrasset, Pakta Nasional, Perjanjian Algiers, Perjanjian Flemme De la Paix) dengan masyarakat Tuareg juga tidak dapat menghentikan perlawanan Tuareg. Dengan teori Segitiga konflik Galtung dan teori kelompok solidaritas Randall Collins, tulisan ini akan berusaha menjelaskan secara detail mengenai dinamika dalam setiap fase konflik. Kemudian penulis juga menggunakan teori Protracted Social Conflict (PSC) Edward Azar untuk mencari faktor pendorong keberlanjutan konflik. Analisis yang didapat yaitu dinamika keberlanjutan konflik mencakup perubahan dalam hal aktor yang terlibat, bentuk perlawanan Tuareg, jumlah korban jiwa dan pengungsi, serta intervensi yang ada di setiap periode konflik. Sedangkan faktor pendorong keberlanjutan konflik yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kuatnya keyakinan masyarakat (Societal Beliefs) Tuareg untuk mendirikan negara merdeka sendiri, Azawad. Selain itu, Mali sebagai negara lemah tidak mampu menunjukkan otoritasnya dalam mengatasi konflik dengan masyarakat Tuareg. Sedangkan faktor eksternal pendorong keberlanjutan konflik adalah adanya intervensi di setiap periode konflik yang tidak dapat menghentikan konflik tetapi justru memperpanjang konflik akibat dari bantuan yang diberikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. Fis. HI. 48-14 Gat d
Uncontrolled Keywords: CONFLICT INTERNATIONAL
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Gabriela Natalia Primi Bagas Gati, 071012060UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDra. Sartika Soesilowati, MA, Ph. DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 08 Dec 2014 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 21:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17868
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item