KORUPSI DI TUBUH KEPOLISIAN(Studi tentang Pandangan, Bentuk, dan Penyebab Terjadinya Korupsi di Wilayah Hukum Polwiltabes Surabaya)

DWIJO APRILIYANTO, 070016382 (2006) KORUPSI DI TUBUH KEPOLISIAN(Studi tentang Pandangan, Bentuk, dan Penyebab Terjadinya Korupsi di Wilayah Hukum Polwiltabes Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
78.00.pdf

Download (144kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-apriliyant-1456-fiss21-6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas tentang korupsi di tubuh kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polwiltabes Surabaya. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah mengenai pandangan polisi terhadap isu korupsi yan terjadi di lingkungan internal kepolisian, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi dan bentuk-bentuk serta mekanisme korupsi yang terjadi. Penelitian yang dilakukan tergolong sebagai penelitian deskriptif, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive dimana peneliti telah menetapkan informan sebagai subyek dalam penelitian ini. Hasil dari studi ini didapatkan beberapa hal. Pertama, korupsi yang terjadi di wilayah hukum Polwiltabes Surabaya dilakukan oleh oknum atau bukan oleh institusi. Dilihat dari jenis korupsinya, korupsi yang terjadi termasuk kedalam korupsi ekstrnal yaitu korupsi yang melibatkan masyarakat diluar komunitas polisi. Kedua, korupsi yang terjadi dikarenakan beberapa penyebab yaitu adanya peran aktif dari masyarakat yang melakukan penyuapan terhadap polisi, rendahnya gaji anggota polisi, adanya lingkungan yang sangat mendukung atau karena dorongan dari rekan-rekannya (senior) serta lemahnya pengawasan atau rendahnya sanksi dari atasan terhadap bawahan yang melakukan korupsi. Ketiga, penelitian ini hanya menemukan korupsi yang terjadi di dua satuan yaitu reskrim dan Ialu lintas. Bentuk korupsi yang terjadi diantaranya adalah penangguhan penahanan bagi masyarakat yang terkena tindak pidana, membiarkan (membekingi) praktik usaha ilegal seperti perjudian dengan setoran yang telah disepakati, serta korupsi yang sudah lazim dilakukan polisi yaitu "damai" antara polisi lalu lintas dengan pelanggar. Berkaitan dengan hasil korupsi, penelitian ini juga menemukan jika atasan atau pimpinan dari kedua satuan tersebut (satuan reskrim dan satuan lalu lintas) ternyata ikut menikmati hasil korupsi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis S 21/06
Uncontrolled Keywords: POLICE CORRUPTIONS ; LOCAL OFFICIALS AND EMPLOYEES- COURT PRACTICE
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3440-3460 Civil service. Government officials and employees
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DWIJO APRILIYANTO, 070016382UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSudarso, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 18 Jul 2006 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 22:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17920
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item