KEEFEKTIFAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS (GEPENG) OLEH DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA

TITIK APRIYANTI, 070316954 (2008) KEEFEKTIFAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS (GEPENG) OLEH DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-apriyantit-9457-fisan3-k.pdf

Download (458kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (905kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gelandangan dan pengemis adalah salah satu kelompok masyaraikat yang kurang beruntung kehidupannya, di tengah-tengah padatnya kola-kota besar seperti Kota Surabaya. Mereka dikalalahkan oleh kemiskinan serta masalah sosial yang melanda sehingga terpaksa menjadi gelandangan dan pengemis. Tidak mempunyai bekal keterampilan dan kentampuan yang cukup memadai membuat mereka terus mempertahankan profesi atau peketjaan mereka. Namun keberadaanya membuat resah Pemerintah setempat dan masyarakat di sekitarnya karena mereka mendirikan bangunan/rumah-rumah kumuh di pinggiran atau di stren-stren kali. Setelah beberapa kali terkena razia, mereka tidak jera mereka tetap kembali menggelandang dan mengemis, selain itu karena gelangangan dan pengemis yang berasal dari luar daerah Surabaya sudah tidak mempunyai tanah tempat tinggal, rumah ataupun sanak saudara sehingga mereka pasrah dengan apa yang tedadi di Surabaya termasuk dengan bendangkali terkena razia dan keluar masuk panti rehabilitasi. Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk mengatasinya dengan membuat kebijakan yaitu Penanganan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), kemudian peneliti tertarik untuk mengambil salah satu jenis penyandang masalah yaitu gelandangan dan pengemis yang menjadi masalah prioritas yang ditangani Pemerintah Kota Surabaya khususnya Dinas Sosial Kota Surabaya. Dari uraian di atas sesuai dengan bidang ilmu Adtninistrasi Negara dalam penelitian ni penulis ingin mengetaliui tentang bagaintana keefektifan implementasi kebijakan penanggulangan gelandangan dan pengemis serta faktor-faktor apakah yang menghambat dan mendukung implementasi kebijakan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan memberikan gambaran mengenai keefektifan implementasi kebijakan penanggulangan gelandangan dan pengemis di Dinas Sosial kota Surabaya, dimana dengan menggtmakan sampel bertujuan (purposive sampling) dengan mengambil informan sebanyak 14 orang, sedangkan telaiik analisa data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Teknik penarikan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber data. Dari basil penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa implementasi kebijakan penanggulangan gelandangan dan pengemis kurang bedalan efektif karena belum optimal penanganannya. Hal ini juga disebabkan oleh faktor-faktor yang mempenganihi implementasi kebijakan tersebut yaitu faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan penanggulangan gelandangan dan pengemis . Faktor penghambatnya antara lain karena faktor sumberdaya berupa staf pekerja sosial profesional belum terpenuhi jtmllahnya, sarana dan prasarana di Panti Liponsos Keputih yang kurang memadai , kemudian faktor koordinasi lintas sektor instansi yang terkait dalam kebijakan ini belum berjalan dengan batik, faktor lingkungan seperti keadaan sosial dan ekonomi, kemiskinan, urbanisasi dan kelompok sasaran yang belum mendukung sepenuhnya terhadap kebijakan penanggulangan gelandangan dan pengemis. Kemudian ada beberapa faktor pendukung antara lain sikap pelaksana yaitu aparat Dinas Sosial Kota Surabaya yang sepenuhnya mendukung kebijakan ini dan faktor komunikasi , baik diantara instansi atau dinas-dinar yang terlibat dalam kebijakan maupun dengan kelompok sasaran dirasakan cukup baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis AN 31/08 Apr k
Uncontrolled Keywords: BEGGARS; POOR FAMILY
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV4023-4470.7 Poor in cities. Slums
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM
TITIK APRIYANTI, 070316954UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRoestoto Hartojo Poetro, Drs., SUUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 10 Feb 2009 12:00
Last Modified: 12 Sep 2017 19:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17974
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item