Dampak Reinventing Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik :Studi Deskriptif Dampak Reinventing Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Kabupaten Lamongan"

Lian Yudistaningrum, 070317029 (2008) Dampak Reinventing Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik :Studi Deskriptif Dampak Reinventing Government Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Kabupaten Lamongan". Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-yudistanin-9461-fisan3-k.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-yudistanin-9064-fisan3-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tuntutan perbaikan penyelenggaraan pelayanan publik yang merupakan isu aktual dan menjadi pusat perhatian bagi pemerintah selaku penyedia layanan (provider) maupun masyarakat selaku pengguna layanan (khen). Tuntutan tentang peningkatan kualitas pelayanan publik tents berkembang, hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari konsekuensi logis pelaksanaan kebijakan Otonomi daerah, sebagaimana telah diatur dalam revisi Undang-Undang No 22 dan 25 Tabun 1999 menjadi UU No 32 & 33 Tabun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dan Perimbangan Keuangan Pusat & Daerah. Hal itu artinya, dengan diberlakukannya otonomi daerah dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Logikanya, otonomi daerah dapat menciptakan kesetaraan posisi tawar antara pemerintah daerah sebagai penyelenggara jasa pelayanan dengan masyarakat sebagai pengguna jasa. Namun dalam kenyataannya, pelaksanaan pelayanan otonomi daerah masih belum dapat mewujudkan peningkatan publik secara optimal. Kondisi ini menyebabkan pihak masyarakat cenderung pada posisi lemah & kurang menguntungkan, karena merupakan pihak yang membutuhkan pelayanan, sedangkan aparat penyedia layanan berada pada posisi lebih dominan karena mereka yang menyediakan dan mendistribusikan pelayanan. Hal ini menimbulkan asumsi bahwa masyarakat selalu berada pada posisi kalah dalam posisi tawar penyelenggaraan pelayanan publik. Reinventing Government merupakan bentuk perwujudan dari paradigma model manajemen publik Baru (New Public Management). 1ni merupakan sebuah bentuk upaya perbaikan manajemen penyelenggaraan pelayanan publik, yang Pada dasarnya New Public Management merupakan konsep manajemen sektor publik yang berfokus pada perbaikan kinerja organisasi. Penerapan konsep tersebut berimplikasi pada perlunya dilakukan perubalan manajerial, terutama menyangkut perubahan personel dan stntktur organisasi. Pemerintah daerah yang menerapkan konsep Reinventing Government salah satunya adalah kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan tentang bagaimanakah dampak implementasi Reinventing Government terhadap kualitas pelayanan publik di Dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi kabupaten Lamongan. Penelitian ini mengglmakan tipe penelitian deskriptif dan menggunakan metode penelitian kualitatif, diharapkan dengan menggunakan metode ini dapat mengambarkan tentang dampak dart implementasi Reinventing Government terhadap instansi pelayanan publik. Fokus lokasi penelitian yang dipilih adalah Dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi kabupaten Lamongan. Pemilihan infonnan dilakukan secara purposive. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Selanjutnya dari temuan data dilakukan analisis data kualitatif dengan tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis data yang digunakan tersebut dapat menjawab permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dampak dari implementasi Reinventing Government terhadap salah satu instansi pelaksana layanan publik dalam hal ini Disperindangkop Lamongan dinila] masih kurang dapat memberikan dampak positif, artinya kualitas akan layanan publik pada instasi ini dinilai masih kurang maksimal. Seharusnya, dengan konsep Reinventing Government tersebut Disperindagkop ini mampu menciptakan peluang-peluang serta pengelolaan yang maksimal dan kondusif bagi dunia usaha (UKM, Koperasi dan PKL) di kabupaten Lamongan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis AN 32/08 Yud d
Uncontrolled Keywords: CUSTOMER SERVICES; CIVIL SERVICE
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3440-3460 Civil service. Government officials and employees
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Lian Yudistaningrum, 070317029UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorEko Supeno, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 13 Feb 2009 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 23:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17975
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item